Budi Agung Nursing Home Needs the Donors

- Reporter

Jumat, 20 Desember 2013 - 11:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews – Kupang. Technical Services Unit ( UPT ) of Budi Agung trustees elderly under the auspices of the Department of Social Welfare ( Social Affairs ) of NTT Province , is currently in desperate need a hand from the donors due to the Local Budget for food, clothing and medicine – drugs for beneficiaries or the Elderly is still very minimal.

 Penerima Manfaat Panti Sosial Sulung Angung NTT
Penerima Manfaat Panti Sosial Sulung Angung NTT

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“The budget is minim, so in every year we always run into trouble during the procurement of beneficiaries such as medicine,” said the head of Technical Services Unit (UPT) Nursing Home, Sry Wulandari to reporter in her office , Wednesday, December 18, 2013 10.00 am.

To overcome these shortcomings, sometimes ask the public that anyone is allowed to help. As result, there are other social institutions that are willing to help. There are still some problems such the shortages of food, clothing and shelter. Agung Budi also need some funds to rehabilitate the building which had stood for decades. “Within a year we get only 30 million from local budget for building rehabilitation, what can we do with it? It is just enough for painting or fixing the leaky roof,” he explained.
The system of recruitment conducted by the institution is through socialization and reports from the people, after that, the UPT selects those who really need to be accommodated. There are 85 people, consisted of 26 men and 59 women. Elderly age was also varied from 60 years to 102 years old. “We accept those who are in 60 years old,” said Agung Putra. (*Ega)

 

Indonesian Version

 

Panti Jompo Budi Agung Butuh Uluran Tangan Donatur
Zonalinenews-Kupang. Unit Pelayanan Teknis (UPT) Penyantun Lanjut usia Budi Agung dibawah naungan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi NTT saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari para donatur . alasannya dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBN) yang digunakan untuk biaya makan, pakaian dan obat-obatan bagi Penerima manfaat atau para Lanjut Usia (Lansia) masih sangat minim. “Dana yang kami dapat masih sangat minim sehingga dalam setiap tahun kami selalu mengalami kesulitan pada saat pengadaan kebutuhan para Penerima manfaat seperti obat-obatan, “ Kata kepala Bidang Unit Pelayanan Teknis (UPT) Panti Jompo Putra Agung Sry Wulandari saat di wartawan di ruang kerjanya Rabu, 18 Desember 2013 Jam 10.00 wita.

 

Untuk melengkapi kekurangan tersebut dirinya sering menyampaikan kepada masyarakat peduli sosial agar siapapun diperbolehkan untuk membantu persoalan tersebut, dari keterbukaan itu ternyata ada lembaga-lembaga sosial lainya rela membantu. Selain kekurangan sandang, pangan maupun papan UPT Budi Agung juga masih memebutuhakan dana untuk merehab gedung yang sudah berdiri puluhan tahun, “ Dalam setahun kami hanya dapat anggaran 30 juta untuk rehabilitasi gedung bagaimana kami lakukan rehab dengan dana sekecil itu ya, paling hanya bisa cet tembok atau tambal cela-cela kecil pada atap yang bocor ,” jelasnya.

 

Sistem perekrutan yang diloakukan oleh pihak panti mealui sosialisasi maupun laporan dari masyarakat, setelah itu pihak UPT melakukan seleksi sehingga dapat memilih yang benar-benar pantas ditampung. Dia merincikan, jumlah penghuni dalam panti tersebut sebanyak 85 orang, laki-laki 26 orang, wanita, 59 orang, umur para Lansia itu juga bervariasi mulai dari 60 tahun hingga 102 tahun,”Kami terima mulai dari umur 60 tahun, “ tegasnya, (Ega)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader Posyandu di Desa Nadawawi Terima 5 Unit Antropometri
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
Kedubes Jepang Untuk Indonesia Hibah Bantuan Alkes di Rumah Sakit Cancar
HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Manggarai Gelar Donor Darah
Dapur Kelor Sosialisasi Pengolahan Daun Kelor Menggunakan Metode Mesin Pengering di Kodim 1624 Flotim
Pastikan Kenyamanan Penunpang, Babinsa Pantau Pelabuhan Laut Lembata
Polres Merto Jakarta Pusat Berhasil Tangkap Sindikat Jaringan Sabu Kualitas Terbaik
Dijuluki Tingkat Kemiskinan Ekstrim, Presiden Jokowi Kunker ke NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 20:24

Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang

Selasa, 16 April 2024 - 17:45

Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Jumat, 5 April 2024 - 00:34

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi