Bawaslu NTT Tangani 35 Kasus Dugaan Pelanggaran

- Reporter

Senin, 12 Februari 2024 - 21:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenenews-Kupang,- Selama tahapan pemilu sampai dengan masa tenang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menangani sejumlah 35 kasus dugaan pelanggaran.

Hal diiungkapkan Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da Purificacoa Sarmento S. Si saat mengelar jumpa pers terkait Kesiapan Bawaslu NTT menjelang Pemungutan Suara tahun 2024, Senin, 12 Februari 2024 di Hotel Neo Kupang.

35 dugaan pelanggaran tersebut kata Nonato dengan rincian pelanggaran administratif pemilu sejumlah 12 pelanggaran (terjadi pada masa pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu), 5 pelanggaran kode etik, 2 Pelanggaran Hukum Lainnya (Netralitas ASN), 5 bukan pelanggaran dan 11 pelanggaran pidana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nonato pelanggaran pidana diantaranya Sentra Gakkumdu Provinsi NTT menangani 1 kasus dugaan pelanggaran pemalsuan dokumen pada masa pencalonan dengan status dihentikan di penyidikan (SP3) karena tidak cukup alat bukti.

“Sentra Gakkumdu Kabupaten Malaka menangani 1 kasus dugaan pelanggaran pemalsuan dokumen pada masa pencalonan dengan status dihentikan di Bawaslu karena tidak cukup alat bukti, ” ucap Nonato.

Sementara Sentra Gakkumdu Kabupaten Sabu Raijua menangani 1 Kasus pelanggaran pidana pemalsuan dokumen pada masa pencalonan dengan status terbukti dan telah putusan pengadilan inkracht

“Sentra Gakkumdu Kabupaten Sumba Timur menangani 1 Kasus dugaan Pengrusakan APK dengan status berproses di Bawaslu, ” ungkap Nonato.

Ia menambahkan Sentra Gakkumdu Kabupaten Kupang menangani 2 Kasus dugaan tindak pidana pada masa kampanye, 1 dugaan tindak pidana money politik dengan status berproses di penyidikan dan 1 kasus dugaan pidana pengrusakan Alat Peraga Kampanye dengan status berproses di Bawaslu.

“Sentra Gakkumdu Kabupaten TTS menangani 2 Kasus dugaan tindak pidana pada masa kampanye, 1 dugaan tindak pidana pengrusakan APK dengan status penuntutan, 1 dugaan tindak pidana pengrusakan APK berproses di Bawaslu , ‘ beber Nonato.

Sentra Gakkumdu Kabupaten Flores Timur menangani 1 kasus dugaan tindak pidana pengrusakan bahan kampanye pada masa kampanye dengan status dihentikan di penyidikan karena tidak memenuhi unsur dugaan pelanggaran.

Sementara Sentra Gakkumdu Kabupaten Manggarai Timur menangani 1 kasus dugaan tindak pidana penggunaan fasilitas pemerintah pada masa kampanye dengan status berproses di penyidikan.

“Sentra Gakkumdu Kabupaten Alor menangani 1 dugaan tindak pidana pada masa kampanye dengan status telah diputus oleh pengadilan dan sementara dalam proses upaya hukum banding,” jelas Nonato.(*tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

George Hadjoh, Jefri Riwu Kore dan Jonas Salean Raih Dukungan Tertinggi Sebagai Calon Walikota Kupang Terfavorit 2024
PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek
NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek
Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang
Cegah Paham Radikal dan Terorisme, BNPT – FKPT NTT Gelar Kegiatan Camping Keberagaman
Dapat Dukungan PDI Perjuangan dan PAN, Lusia Adinda Terus Bangun Komunikasi Dengan Parpor Lain
Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN
Anggota DPRD Kota Kupang Terpilih Absalon Sine Jadi Tersangka Tipibank
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:46

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Metro Jaya Gelar Bersih-Bersih Bersama Forkopimda DKI

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:40

Wakapolri Minta Lulusan S1, S2 dan S3 STIK Tahun 2024 Mampu Jadi Agen Perubahan

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:01

Survei Litbang Kompas Teratas, TNI dan Polri Dapat Pujian Dari Komisi III DPR RI

Jumat, 21 Juni 2024 - 00:55

Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tanda Bintang Bayangkara Utama Polri

Minggu, 2 Juni 2024 - 21:00

Chaowalit Buron Narkoba Nomor 1 Thailand Berhasil Ditangkap Polisi Indonesia di Medan

Minggu, 2 Juni 2024 - 13:19

Ahmad Dhani Ingin Masuk Akpol, Polri: Tidak Dipungut Biaya, Gratis!

Sabtu, 1 Juni 2024 - 20:32

KAI Daop 1 Jakarta Adakan Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Jakarta Kota

Sabtu, 1 Juni 2024 - 09:20

Aksi Solidaritas Palestina di Kedubes AS, Polri Siap 1.120 Personel Untuk Kawal Demo Massa

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi