
Zonalinenenws-Maumere, Aset yang dimiliki koperasi kredit (Kopdit) Obor Mas, Maumere (Sikka) per-31 Desember 2015 sebesar Rp 412,4 miliar, terjadi peningkatan 10 persen dari tahun 2014. Sedangkan total simpanan saham dan non saham yang dimiliki koperasi Obor Mas senilai Rp 285,1 miliar dengan jumlah anggota per-31 Desember 2015, sebanyak 34.051 orang, yaitu termasuk peningkatan jumlah anggota dari tahun 2014 sebesar 7.891 orang.
Manejer koperasi Obor Mas, Maumere, Leonardo Moat Lering, mengatakan selain aset yang dimiliki juga koperasi Obor Mas termasuk 100 koperasi besar di Indonesia termasuk di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Menyinggung soal kredit bermasalah (non performing loan), kata Lering, berada pada posisi 5 persen dalam Tahun Buku (TB) 2015.
Wakil Gubernur NTT, Benny Litelnoni, Sabtu 23 April 2016 , ketika membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke XXXII Kopdit Obor Mas, TB 2015 di Maumere, mengatakan rapat tahunan merupakan salah satu sarana atau momentum yang sangat baik untuk dapat melihat dan mengevaluasi sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai oleh pengurus, pengawas serta tingkat partisipasi aktif dari anggota selama satu tahun buku. Keberhasilan koperasi, lanjut Wagub, justru lebih berarti apabila para anggotanya dapat mengembangkan potensi ekonomi dan sosial yang dimilikinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan Wagub Benny Litelnoni, Menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dihadapkan dengan tantangan terhadap nilai dasar dan prinsip koperasi yang justru mengutamakan kebersamaan dan kolektivitas. “Saya harap kopdit Obor Mas dapat mengembangkan jaringan kerjasama dengan anggotanya sehingga memiliki posisi tawar yang kuat dan tidak terkesan berjalan sendiri-sendiri,”.
Wakil Gubernur mengharapkan manajemen, usaha dan keuangan untuk dievaluasi secara seksama, Evaluasi rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja selama tahun buku 2015. Membahas dan menyusun rencana kerja tahun buk 2016, membahas dan menetapkan kebijakan umum dibidang organisasi dan manajemen, usaha keuangan maupun permodalan serta hal-hal yang diusulkan oleh anggota dan menginvetarisir seluruh permasalahan yang dihadapi koperasi kredit Obor Mas.
Hadir kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sikka, Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Thomas Bangke, Karo Humas Setda Provinsi NTT, Drs. Semuel Pakereng,M.Si, anggota Dewan Pimpinan DEKOPIN Wilayah NTT, Frans Dima Lendes dan sejumlah pejabat lainnya. (*Hum).