Home / Tak Berkategori

Anton Niron Divonis Tiga Tahun Penjara

- Reporter

Senin, 4 Mei 2015 - 13:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anton Niron saat mendegarkan putusan majelis  hakim

Anton Niron saat mendegarkan putusan majelis hakim

Anton Niron saat mendegarkan putusan majelis  hakim
Anton Niron saat mendegarkan putusan majelis hakim

Zonalinenews,Kupang – Antonius Perisi Niron alias Anton Niron, pelaku kasus korupsi proyek perpipaan di Desa Soru, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah tahun 2012, divonis Tiga tahun penjara dalam sidang dengan agenda mendengar putusan yang digelar di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin 4 Mei 2015.

Vonis tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim, Ida Bagus Dwiyantara, Jult Lumban M. Gaol dan Ansyori Syafudin.

Menurut majelis hakim, Anton dinyatakan telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi pada proyek pemasangan perpipaan dengan pagu angaran pemasangan sebesar, Rp. 818 juta. Anton melakukan tindak pidana korupsi bersama Umbu Neka, Direktur CV. Namu Wali selaku penyedia barang dan jasa, juga Petrus Ku Demu, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Perbuatan terdakwa tersebut, menurut majelis hakim telah meanggar Pasal 3 ayat 1 jo Pasal 18 UU Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP, tentang perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu koorporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut hakim, modus operandinya, pada tanggal 20 Juni 2012, 14 Agustus 2012 dan 28 Desember 2012, ketiganya menandatangani beberapa kesepakatn untuk membagi jatah proyek diantara mereka. Akibat perbuatan korupsi itu, berdasarkan perhitungan kekurangan volume pekerjaan dari Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Sumba Barat dan laporan hasil investigasi dari Tim ahli Politeknik Negeri Kupang. Akibat perbuatan tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai, Rp. 191,6 juta.

Terhadap putusan tersebut, penasehat hukum terdakwa, Freddy Djaha, usai sidang mengatakan, pihaknya akan melakukan banding. (*amar)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik
Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan
Begini Kata Warga Saat Disambangi Babinsa Serka Charlens Mali
Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Bersinergi Komsos Dengan Warga
Tim Pemenangan Dede Kusdinar Doa Bersama atas Kemenangan Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Keluarga Almarhum Roy Bolle Minta Ketua PN Kupang Ganti Majelis Hakim Ketua Florence Katerina
Tahapan Pemilu Masih Berlangsung, Tokoh Agama di TTS Imbau Warga Jaga Kamtinmas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi