Home / Tak Berkategori

Anggota DPRD Kota Kupang Menilai Razia Miras Polisi, Cacat Prosedural

- Reporter

Selasa, 5 Januari 2016 - 13:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Kupang Djainudin Lonek

Anggota DPRD Kota Kupang Djainudin Lonek

Anggota DPRD Kota Kupang Djainudin Lonek
Anggota DPRD Kota Kupang Djainudin Lonek

ZONALINENEWS – KUPANG, Terkait razia Penyakit Masyarakat (Pekat) Minuman Keras (Miras) jenis bir di Beberapa toko dan kios di Kota Kupang pada bulan Desember 2015 lalu, oleh Subdit II Narkoba Polda NTT, anggota DPRD Kota Kupang, Djanudin Lonek angkat bicara dan menilai tindakan yang dilakukan tidak sesuai prosedural.

Menurutnya, operasi pekat adalah hak pihak kepolisian. Namun apabila operasi tersebut tidak sesuai prosedural maka operasi itu adalah cacat prosedural.

“Kalau operasi sudah cacat prosedural maka barang milik pengusaha yang sudah disita oleh polisi harus dikembalikan,” kata Djanudin Lonek kepada wartawan dalam Konfrensi Pers di Restoran Celebes Kota Kupang, Senin 4 Januari 2015, pukul 18.30 wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakannya, pengusaha tidak melakukan kesalahan karena ijin usaha yang di kantogi pengusaha sudah sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Kupang.

“Kami DPRD bersama dengan Pemerintah adalah sebagai unsur penyelenggara di Kota ini. Maka dari itu kami ingin melayani rakyat dengan sebaik – baiknya,” ungkap Djainudin.

Dijelaskan, dalam Peraturan Presiden (Pepres) ada poin-poin yang mengatakan minum beralkohol hanya boleh di jual di super market atau swalayan. Namum ada pada poin lain yang mengatakan ijin penjualan Miras seluruhnya diatur oleh Kepala Daerah.

“Maka dari itu melihat masalah ini pada masa persidangan di DPRD Kota Kupang nanti kami akan menyesuaikan karena aturan Permendagri ini bertabrakan dengan Pepres dan Perda. Sehingga dalam persidangan DPRD Kota Kupang pada bulan Maret mendatang kami sudah bisa memberikan kepastian hukum untuk pelaku usaha Miras,” jelasnya. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik
Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan
Begini Kata Warga Saat Disambangi Babinsa Serka Charlens Mali
Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Bersinergi Komsos Dengan Warga
Tim Pemenangan Dede Kusdinar Doa Bersama atas Kemenangan Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Keluarga Almarhum Roy Bolle Minta Ketua PN Kupang Ganti Majelis Hakim Ketua Florence Katerina
Tahapan Pemilu Masih Berlangsung, Tokoh Agama di TTS Imbau Warga Jaga Kamtinmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi