Air Tidak Mengalir 2 Bulan, Pelanggan Mengeluh Karena Wajib Bayar

- Reporter

Rabu, 21 September 2016 - 06:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pengaduan PDAM Kabupaten Kupang saat memberikan penjelasan

Petugas pengaduan PDAM Kabupaten Kupang saat memberikan penjelasan

Petugas pengaduan PDAM Kabupaten Kupang saat memberikan penjelasan
Petugas pengaduan PDAM Kabupaten Kupang saat memberikan penjelasan

Zonalinenews – Kupang, Warga  kompleks perumahan RSS Oesapa Kota Kupang mengeluh dengan Air bersih dari PDAM Kabupaten Kupang yang  sudah 2 bulan terhitung dari   bulan Juli hingga  Agustus 2016  hingga September 2016  ini tidak mengalir lantaran  persoalan pemblokiran rumah  pipa air   yang terletak di lahan milik  alih waris keluarga Kunai.

Sampai dengan saat ini  rumah pompa air tersebut di blokir oleh keluarga  Kunai sehingga warga  RSS Oesapa  penguna  air bersih milik  PDAM Kabupaten Kupang tidak bisa  mendapatkan pelayanan air bersih .

Bukan hanya itu , Naasnya  lagi seharusnya setelah pelanggan  tidak mendapatkan jatah air  bersih semestinya  hanya membayar  biaya beban , karena alasan pemblokiran  namum ironisnya  justru pelanggan dikenakan biaya normal .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga RSS Oesapa Keluarga Moh Saleh  Rabu 21 September 2016 pukul 9.30 wita  mengeluh dengan kinerja PDAM Kabupaten Kupang ,  pasalnya disaat membayar tagihan  air PDAM Kabupaten  oleh petugas Loket  pembayaran   menyampaikan bahwa tagihan  untuk  bulan  Agustus yang dibayar  pada  bulan September 2016 dengan biaya sebesar 50 ribu rupiah.

Menurut Kelurga Moh Saleh ,  padahal bulan sebelumnya (juli )  dirinya  dikenakakan biaya 170 ribu rupiah padahal air sudah tidak mengalir dari bulan  juli dan seharusnya pelanggan dikenakan biaya beban sebesar 20 ribu rupiah. Dan setelah pelanggan mengadu  oleh petugas Lokat pembayaran Nomor 7 mengarahkan ke bagian pengaduan.

Setelah mengahadap Bagian pengaduan dengan mengadukan persoalan keluarga  Moh Saleh, oleh petugas Pengaduan PDAM Kabupaten Kupang melakukan pengecekan  terhadap nomor meteran lewat computer  berdasarkan catatan petugas meteran.

Petugas pengaduan binggung dang menyatakan seharusnya angka  meteran tidak berjalan dan pelanggan hanya dikenakan biaya beban sebesar 20 ribu saja karena di RSS Oespa terjadi pemblokiran rumah pompa air sehingga air  2 bulan tidak  mengalir ke rumah  warga.

 “ tapi lebih lengkap lagi bapak hubungi  Pak Frans yang menangani  Air di wilayah Oesapa. Saya Hanya menangani wilayah Alak,” ucap Petugas Pengaduan PDAM Kabupaten Kupang.

Lanjut Petugas pengaduan, Bapak Tunggu saja pak Frans Lagi jemput Anak  di sekolah sebantar lagi pak Frans Pulang .

Setelah menunggu  dan menunggu sampai Pukul 12.00 wita pak Frans tak kunjung datang . akhirnya keluarga  Moh Saleh meninggalkan  Kontar PDAM Kabupaten Kupang.

Terkait Persaoalan ini petugas Pengaduan PDAM Kabupaten Kupang  Frans yang hendak dikonfirmasi oleh wartawan Zonalinenws  pukul 12.30 wita tidak berada di tempat kerja.

 “ Kaka pak Frans lagi keluar ,” ucap salah satu karyawan PDAM Kabuaten Kupang dibagian Pengaduan.

Sementara itu Direktur PDAM Kabupaten Kupang,  Yohanes  Oetemoseo  pukul 11.18  wita ketika dikonfimasi  terkait pengaduan pelanggan  terhadap persoalan tersebut , via SMS  dengan nomor Handphone      08133852XXXX.  Pada pukul 14.14  wita merspon  dan  berjanji  besok  kamis (22 September 2016) akan melakukan pengecekan persoalan tersebut  ke petugas . (*TIM)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Polres Alor tetapkan SS sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Ketua DPRD Kabupaten Alor
Dilaporkan Dugaan Tindak Pidana Pencurian, Sekwan Alor Klarifikasi Pengambilan Mobil Dinas Sesuai Aturan
Ojol Kajek Hadir di Kota Kupang, Tarif Terjangkau dan Murah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Februari 2024 - 21:49

Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan

Jumat, 16 Februari 2024 - 18:12

Kantor Lurah Airnona Disegel Warga

Senin, 12 Februari 2024 - 14:46

Melpi Marpaung Tegaskan Selama Masa Tenang, Tidak Diperkenankan Kampanye Termaksud di Medsos

Minggu, 11 Februari 2024 - 07:56

Warga Bello Galakkan Tanam Pinang dan Sirih di Halaman Rumah

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:40

Pengawas TPS lagi Asik Duduk Lesehan Saat Sambutan Ketua Bawaslu NTT

Jumat, 2 Februari 2024 - 19:55

Partai Gerindra Gelar Baksos Pemeriksaan Kesehatan di RT 8 Kelurahan Maulafa

Selasa, 23 Januari 2024 - 17:41

Berkas P21, Teny Konay Langsung Ditahan di Rutan Kelas IIB Kupang

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:36

Mahasiswa Malaka Sumbang Masker Medis, Forum Pemuda NTT Siap Distribusi Untuk Warga Terdampak Erupsi Lewotobi

Berita Terbaru

Nusa Tenggara Timur

Tak Terpilih Maksimal, Inche Sayuna Tetap Layani Masyarakat Linamnutu

Jumat, 23 Feb 2024 - 07:08

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi