Home / Tak Berkategori

3 Terdakwa Kasus Pipa Alor Divonis 2 Tahun Penjara

- Reporter

Selasa, 6 Januari 2015 - 08:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media Group : Zonalinenews,Erende Pos –Kupang,- Tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek perpipaan di Desa Tribur, Kecamatan Alor Barat Daya (Abad), yani Loni Rosniwati Waang (pejabat pembuat komitmen) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Alor, Gerson Lapenangga (tim PHO), dan Aulu Dominggus Blegur (konsultan), Senin 5 Januari 2015 divonis selama 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang.

PIpa air
Menurut majelis hakim, tiga terdakwa dalam kasus tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi sehingga merugikan keuangan Negara.
Sidang dengan agenda pembacaan putusan itu dipimpin majelis hakim, Ida Bagus Dwyantara, SH. MH didampingi dua hakim anggotanya masing-masing, Agus Komarudin, SH dan Anshyori, SH. Terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Jhon Rihi, SH.
Selain divonis 2 tahun penjara, majelis hakim juga dalam putusannya mewajibkan para terdakwa membayar denda sebesar Rp 50 juta. Dengan catatan jika para terdakwa tidak membayar denda tersebut setelah putusan hakim ini berkekuatan tetap maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan.
“Jika para terdakwa tidak membayar denda Rp 50 juta, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan, “ tegas hakim.
Jhon Rihi, SH selaku kuasa hukum para tersangka yang ditemui usai sidang mengatakan terdakwa menyatakan piker-pikir atas putusan hakim untuk mengambil sikap atau langkah hukum selanjutnya.
“Kami diberikan waktu 14 hari oleh hakim untuk nyatakan sikap atas putusan itu. Apakah terima atau upaya hukum lainnya, “ jelas Jhon Rihi, SH.
Untuk diketahui Proyek perpipaan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Alor ini dikerjaan pada tahun 2010, namun dalam perjalanan ditemukan sejumlah kendala, sehingga dilidik oleh Kejari Kalabahi. Dalam proses penyelidikan dan penyidikan, sesuai hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTT, terdapat indikasi kerugian negara Rp 133 juta.
Nilai proyek tersebut berkisar Rp 400 juta lebih. Kejanggalan yang ditemukan dalam proyek tersebut, di antaranya selisih harga pipa, sewa ongkos angkutan, pengurangan volume, dan biaya aksesoris perpipaan. (che)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Survey Elektabilitas SEMOI George Hadjoh Ungguli Jefri Riwu Kore dan Jonas Salean
Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang
44 WNA Bangladesh dan Myanmar Yang Terdampar di Rote Ndao Dievakuasi ke Rudenim Kupang
Pemprov NTT Serahkan SK Gubernur NTT kepada 1.443 Pegawai PPPK Guru Tahun 2024
Jumat Curhat Bersama Warga, Narkoba dan Tawuran Jadi Perhatian Kapolres Metro Jakarta Pusat
Cegah Paham Radikal dan Terorisme, BNPT – FKPT NTT Gelar Kegiatan Camping Keberagaman
Dapat Dukungan PDI Perjuangan dan PAN, Lusia Adinda Terus Bangun Komunikasi Dengan Parpor Lain
Polda Metro Jaya Gagalkan Transaksi Narkoba di Tangsel, Polisi Sita 45 Kg Sabu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 Agustus 2023 - 23:41

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Direktur PT Omsa Medic Bajo Praperadilan Polres Manggarai Barat

Selasa, 2 Mei 2023 - 21:20

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi

Minggu, 22 Januari 2023 - 21:32

Polisi Berhasil Tangkap Jaringan Ganja Antar Provinsi di Labuan Bajo

Kamis, 15 Desember 2022 - 07:09

KPU Manggarai Barat Laksanakan Uji Publik Rancangan Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD

Selasa, 13 Desember 2022 - 06:54

Polres Mabar Razia Tempat Hiburan Malam di Labuan Bajo

Senin, 12 Desember 2022 - 08:45

Polisi Amankan 9 Orang Calon TKI dan 1 Orang Perekrut di Labuan Bajo

Sabtu, 10 Desember 2022 - 11:41

Polres Mabar Beri Konseling Psikologis Bagi 3 Anak Korban Pelecehan Seksual dari Ayah Kandung

Kamis, 8 Desember 2022 - 16:50

Operasi Pekat Polres Mabar Sasar Penjual Kembang Api

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi