Home / Tak Berkategori

Ini Salah Satu Alasan Mantan Bendahara Pol PP diadukan

- Reporter

Rabu, 13 Februari 2019 - 14:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat pernyataan

Surat pernyataan

Surat pernyataan
Surat pernyataan

Zonalinenews-Kupang,- Mantan Bendahara Pol PP Kota Kupang Dondy M Laganguru dalam surat pernyataan tertanggal 18 Desember 2018 berjanji akan membayar uang TAMSIL ( Tambahan Penghasilan) kepada pimpinan pejabat anggota Sat Pol PP Kota Kupang, sebanyak 105 orang serta biaya uang perjalanan Dinas dalam daerah bagi pegawai tidak tetap ( PTT) pada SAT POL PP Kota Kupang sebanyak 38 orang, yang jumlah keseluruhannya sebesar Rp. 101.000.000 ( Seratus satu juta rupiah) Tahun anggaran 2018.

Demikian isi perjanjian yang ditanda tangani Dondy M Laganguru yang berjanji akan memulangkan pembayaran uang tersebut pada 21 Desember 2018.

Apabila pada jangka waktu belum membayar uang TAMSIL ( Tambahan Penghasilan ) dan biaya perjalanan dinas dalam daerah maka yang bersangkutan siap menerima sanksi dan akan tetap berusaha untuk melunasi pembayaran uang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan sebelumnya Mantan Bendahara Pol PP Kota Kupang diadukan ke Polres Kupang Kota Selasa 12 Februari 2019 pukul 09.58 wita. Aduan ini terkait dugaan pengelapan dana tambahan penghasil (Tamsil) tahun 2018, dengan pengadu anggota Sat Pol PP, Napoleon Ratu Kore, beserta saksi-saksi Hangry Yosafat Baitanu dan Benekdiktus Tobo Cs.

Napolen Ratu Kore kepada zonalinenews di ruang Kasubnit I Polres Kupng Kupang sebelum memberikan keterangan ke penyidik menjelaskan kepada zonalinenews, bahwa sebanyak 71 anggota Pol PP Kota Kupang belum terima dana tamsil 2018. Dana tamsil tersebut dengan rincian PNS 750 ribu rupiah per orang dan PTT sebesar 600 ribu rupiah per orang.

” Sebanyak 71 anggota belum terima dana tamsil. Sedangkan sebagian lagi sudah menerima dana tamsil akibatnya kami yang belum terima dan sudah di janjikan oleh bendara lama namum tak kunjung dibayar. Bahkan bendahara lama telah membuat surat pernyataan akan membayar uang kami tapi hingga kini kami belum terima dana tamsil,” tuturnya.

Pantaun zonalinenews setelah memberikan aduan di piket SPKT Polres Kupang Kota Kupang akhirnya Napoleon Ratu Kore, Hangry Yosafat Baitanu dan Benekdiktus Tobo Cs. Oleh petugas piket diarahkan ke ruang penyidik Kasubnit I Polres Kupng Kupang seteleh berada di ruang kurang lebih 30 menit akhirnya Napolen Ratu Kore keluar dari ruang penyidik dan mengajak rekan-anggota Pol PP untuk meninggalkan ruang prnyidik menuju ke kantor satuan Pol. PP.

Kepada zonalinenews Napolen Ratu Kore menjelaskan dirinya diminta oleh penyidik kembali ke kantor (Sat. Pol PP) untuk melengkapi beberapa bukti seperti surat pernyataan asli dan rekapan nama-nama anggota Pol PP yang belum menerima dana tamsil.

” rekapan tersebut harus ditandatangani oleh Kasat Pol PP. Kami akan ke kantor untuk melengkapi beberapa berkas yang masih kurang,” ucap Napoleon .

Kasat Pol Kota Kupang , Felisberto Amaral ketika dikonfermasi Senin 11 Februari 2019 pukul 09.05 wita di ruang kerjanya terkait 77 anggota Pol PP yang belum menerima Tamsil.F Amaral menegaskan, soal Tamsil dirinya tidak mengetahui secara pasti.

“Soal tamsil coba cek saja ke mantan bendahara Dondi Laganguru,” tutur Amal.

Sementara itu mantan Bendahara Pol PP Kota Kupang , Dondi Laganguru ketika dikonfirmasi di Satuan Pol PP Kota kupang Senin 11 Februari 2019 pukul 10.30 wita menjelaskan soal tamsil dirinya tidak bisa menjelaskan karena sudah diperiksa di kejaksaan terkait persoalan tersebut.

“Saya tidak bisa bicara banyak karena sudah diperiksa,” tutur Dondi Laganguru.(*tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Menyusuri Indahnya Pantai Warna Oesapa, Tempat Rekreasi Keluarga
Herry Battileo Minta Majelis Hakim Bebaskan terdakwa Karel Rihi Do secara Adil dan Arif
Dari Bullyan Termotivasi Hingga Meraih Juara di Kejuaraan Shorinji Kempo
Kenshi Dojo LBH Surya NTT Raih 9 Medali di Tuornamen Kejuaraan Kempo Antar Daerah Se NTT – RDTL
Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi
George Hadjoh, Jefri Riwu Kore dan Jonas Salean Raih Dukungan Tertinggi Sebagai Calon Walikota Kupang Terfavorit 2024
PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek
NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 14:16

Menyusuri Indahnya Pantai Warna Oesapa, Tempat Rekreasi Keluarga

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:52

Herry Battileo Minta Majelis Hakim Bebaskan terdakwa Karel Rihi Do secara Adil dan Arif

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:54

Dari Bullyan Termotivasi Hingga Meraih Juara di Kejuaraan Shorinji Kempo

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:22

Kenshi Dojo LBH Surya NTT Raih 9 Medali di Tuornamen Kejuaraan Kempo Antar Daerah Se NTT – RDTL

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:37

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:37

PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:17

NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Berita Terbaru

Kepala Lapas Perempuan Kupang Dewi Andriani Terima Akta Pendirian Koperasi

Nusa Tenggara Timur

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Kamis, 18 Jul 2024 - 19:37

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi