oleh

BPD Sayangkan Sikap Oknum Aparat Desa Nadawawi Alihkan Nama Penerima Bantuan Seroja

Zonalimemews- Sabu Raijua, – Badan Pemerintah Desa (BPD) Desa Nadawawi menyayangkan sikap oknum aparat desa Nadawawi Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua propinsi NTT, yang diduga mengalihkan secara sepihak daftar nama penerima bantuan seroja.

” Yang bersangkutan adalah aparat desa yang menjabat sebagai kepala Seksi Pelayanan di desa Nadawawi seharusnya melayani secara tulus, ” ucap sekertaris BPD Desa Nadawawi, Davit Riwu Bati, Rabu 14 Desember 2022 saat dimintai keterangan soal dugaan pengalihan daftar nama penerima bantuan seroja oleh aparat desa Nadawawi.

Seharusnya menurut Davit, yang bersangkutan melayani masyarakat secara tulus karena jabatan merupakan anugerah.

Selian itu, kata Davit aparat desa tersebut harus konsultasi dan koordinasi dengan pihak atasan dalam hal ini kepala desa dalam mengambil suatu tindakan karena ini menyangkut hak-hak masyarakat terdampak seroja.

” Saya sebagai BPD menyarankan bila ada persoalan Dana seroja ini ada baik semua stakeholder yang berkompoten dalam masalah ini saling berkonsultasi, sehingga tidak menimbulkan persoalan yang ada di masyarakat, ” ungkap Sekertaris BPD Desa Nadawawi.

Sekertaris BPD berharap agar Kepala Desa Nadawawi bisa melakukan penilaian terhadap kinerja aparat desa sehingga semua yang telah memberi diri melayani di desa ke depannya tulus melayani tanpa mengesampingkan hak-hak warga desa.

Diberitakan sebelumnya Oknum aparat Desa Nadawawi Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua propinsi NTT, Aris Djo diduga menyalahgunakan usulan Dana Seroja tahap II dengan menggantikan nama penerima bantuan seroja secara sepihak.

Aris Djo diduga secara sepihak menghilangkan nama Petrus Djawa Huky dari daftar penerima dana seroja yang diusulkan ke BPBD Sabu Raijua digantikan dengan nama Orianus Dominggus Mena Djawa yang memiliki KK sendiri Rumah Tangga sendiri.

Hal Ini terungkap ketika anak kandung Petrus Djawa Huky, Janne Djawa Huky, Rabu 14 Desember 2022 mendatangi kantor desa Nadawawi menanyakan kepada Aris Djo selaku aparat desa mengapa nama bapaknya Petrus Djawa Huky dihilangkan daftar penerima dana bantuan seroja.

“Kenapa pak mengambil keputusan sendiri tanpa koordinasi terlebih dahulu kepada kami ?, tanya Janne kepada Aris Djo

Janne sangat menyayangkan sikap Aris Djo tidak berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa perihal nama Petrus Djawa Huky yang rumah masuk ketegori rusak berat, apalagi rumah Petrus Djawa Huky di dusun Dennititi RT 02 RW 01 desa Nadawawi kecamatan Sabu Barat dijadikan foto sempel .

“Pa Aris tolong klarifikasi, dulu datang dan memotret rumah kami sebagai foto Sempel dan akan diproritaskan untuk usulan kedua dana siklon seroja, ” Pintanya Janne kepada Aparat Desa Aris Aris Djo di Kantor Deda Nadawawi.

Menurut Jenne Pak Aris Djo janji akan memasukan data Petrus Djawa Huky ternyata tidak seperti janji manis Pa Aris Djo nama bapak saya dihilangkan dan digantikan kepada orang lain yang sudah berkartu keluarga dan sudah punya rumah pribadi sendiri.

Terkait aduan tersebut Aparat Desa Nadawawi, Aris Djo menjelaskan bahwa waktu itu pengusulan nama bantuan seroja satu rumah dua KK yaitu Pak Ori dan Pak Petrus. Pihaknya kategorikan masuk rusak berat.

“Saat ini kita telah usulkan ke BPBD atas nama Pak Ori ketegori rusak berat, ” jelas Aris Djo.

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Nadawawi Yacob Romel G G Mage, Sabtu, 17 Desember 2022 di kantor desa ditemuai wartawan terkait dengan tindakan yang dilakukan aparat desa Aris Djo, Pjs Kepala Desa Nadawawi engan diwawancarai terkait persoalan yang dimaksud. (*Tim)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed