oleh

Minyak Tanah Langka di Kota Kupang, Ratusan Warga Rela Antre Berjam – Jam

ZONALINENEWS.COM, KUPANG – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Minyak Tanah di Kota Kupang dalam sepekan terakhir membuat ratusan masyarakat dari berbagai penjuru di Kota Kupang harus rela mengantre bernama – Jam untuk mendapatkan pembagian minyak tanah tersebut di Pangkalan Minyak Tanah dadakan yang digelar oleh Disperindak Kota Kupang di Alun – alun Kota Kupang pada, Sabtu 26 November 2022.

Diketahui, kelangkaan minyak tanah di Kota Kupang dalam sepekan ini membuat masyarakat Kota Kupang merasa resah. Pasalnya, degan kelangkaan minyak tanah tersebut masyarakat tidak bisa beraktifitas memasak keseharian di rumah masing – masing, sebab kurang lebih 80 persen masyarakat di Kota Kupang masih mengunakan kompor minyak tanah.

Pantauan zonalinenews.com di Alun – alun Kelurahan Kelapa Lima Kecamatan, Kelapa Lima, setiap orang warga yang datang untuk mengantre minyak tanah tersebut langsung membawa jerigen masing – masing dari rumah. Selain itu mereka rela datang di lokasi pangkalan dadakan tersebut sejak pukul 7.00 pagi, sementara jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak Disperindak Kota Kupang selaku kegiatan Operasi Pasar Minyak Tanah, kegiatan tersebut baru mulai dilakukan pada pukul 10.00Wita.

Beruntungnya pihak kepolisian dari Polsek Kelapa Lima langsung turun tanggan untuk membantu angen minyak tanah agar bisa membagi ke masyarakat secara teratur, sehingga tidak menimbulkan kekacauan. Pembagian yang direncanakan awal di Alun – alun Kota Kupang akhirnya dipindahkan ke dalam lokasi Polsek Kelapa Lima.

Salah satu warga Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kita Kupang, Agustina Missa Ufi mengatakan, dirinya sudah datang menunggu untuk mendapat anterian minyak tanah tersebut sejak pukul 7 pagi.

Menurut dia, kedatangannya hanya untuk mendapat stok minyak tanah, karena stok minyak tanah di pangkalan dekat rumahnya selalu habis.

“Stok minyak tanah di Pangkalan dekat rumah kami tidak ada. Jadi mau tidak mau kita harus ikut antre disini untuk kebutuhan kita,” kata Agustina.

Dia mengatakan, minyak tanah tersebut untuk digunakan aktifitas masak memasak sehari – hari.

“Untuk memasak kita masih menggunakan kompor minyak tanah. Sehingga minyak tanah ini sangat kami butuhkan,” ungkap Agustina.

Dia berharap kelangkaan minyak tanah ini segera berakhir.

“Kita berharap kelangkaan minyak tanah ini segera berakhir. Sehingga tidak menyusahkan kita masyarakat kecil ini,” ucap Agustina.

Sementara itu salah satu pemilik warung, Tria Sari mengatakan, dirinya sebagai pengusaha kuliner di Kota Kupang sangat meresahkan. Pasalnya, minyak tanah masih dibutuhkan untuk kebutuhan memasak.

“Memang kita pakai kompor gas, tapi minyak tanah juga kita butuh karena kita pakai di kompor minyak tanah untuk aktifitas kita,” katanya.

Dia juga berharap kelangkaan minyak tanah ini cepat berakhir

“Kita sudah datang untuk antre sejak pukul 7 pagi sehingga ini sangat menyulitkan kita. Maka itu pemerintah harus bisa menyikapi kondisi ini agar kelangkaan menyak tanah ini sangat meresahkan kita,” pinta Tria. (*hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed