oleh

Jurnalis Minta Pemda Sabu Raijua Jangan Musuhi Media

ZONALINENEWS.COM, MENIA – Pemerintah Daerah Kabupaten Sabu Raijua dinilai telah melakukan permusuhan dengan media sebab pemda saat ini seperti sangat menutup diri dengan berbagai informasi yang ada tanpa mengindahkan media bahkan ketika media ingin mengklarifikasi sebuah pemberitaan oknum pejabat di pemda bahkan bupati sekalipun tak segan memarahi awak media sebab pemda lebih mempercayai para buzzernya untuk melakukan pemberitaan melalui akun media sosial pribadi para buzzer.

Hal itu disampaikan Lasarus Gie kepada kepala dinas kominfo sabu raijua Amos Ndolu Eoh saat melakukan pertemuan dengan para awak media di dinas kominfo Sabu Raijua (Senin 14/11/2022).

Dikatakannya sebagai awak media tentu telah menyaring semua informasi yang didapat dan ingin mengkonfirmasi ke pemda namun alih – alih diberikan klarifikasi justru sebagai awak media ia di marahi bupati.

“Saya pernah sekali ada pemilihan RT di kelurahan mebba dan saya lihat tidak prosedural sebab para RT yang baru terpilih pada bulan Maret tapi oleh ibu lurah katakan gaji dibayarkan sejak Januari. Nah bagaimana orang kerja bulan Maret gaji di bayar dari January. Maka saya pergi bertemu bupati tapi saat saya bertemu beliau (Bupati) marahi saya apalagi urusan lu? Jadi saya sebagai orang tua juga dan sebagai awak media sakit hati kok bisa ya seorang Bupati buat demikian tapi kerena saya tidak mau perpanjangan jadi saya pulang saja” Ungkap Lasarus.

Sementara itu wartawan media ini Dedy Lay Doma ungkapan hal yang sama bahwa pemda saat ini sepertinya menganggap media sebagai musuh mereka hal itu dilihat dari keterbukaan informasi pemda yang sama sekali tidak ada dengan media bahkan pemda lebih mempercayai para buzzernya untuk memblow up pemberitaan soal pemda.

“Jadi pak kadis dan ibu sekdis, kami media ini sangat mau kerjasama dengan pemda tapi pemda justru anggap kami musuh. Jadi ada hal yang ingin kami konformasi ada malah pejabat pemda yang blokir kami. Lalu soal hoax itu justru pemda yang biarkan hoax itu berjalan lancar karena itu tadi pemda tidak mau kasi info ke media sebab pemda lebih percaya para buzzernya yang sebenarnya para buzzer ini masyarakat sudah tidak percaya karena yang namanya para buzzer ya ibarat kata penjilat abadi yang hanya beritakan yang baik saja lalu lupa kalau ada yang gagal juga. Kami media independen ini beda ya sama kominfo sehingga kalau kami tidak di kasih informasi dari pemda ya jangan salahkan kami kalau kami buat berita dari sisi lain asalkan sesuai kaidah jurnalistik.” Pungkas Dedy.

Sementara itu pimpinan redaksi pelopor9.com Pelipus Libu heo katakan agar kominfo dapat selalu membagikan informasi ke media terkait kegiatan pemda sehingga pihak media bisa hadir jika ada kesempatan serta jika bisa kominfo selalu siapkan transportasi khusus untuk awak media mengingat tidak semua bisa dengan kendaraan sendiri apalagi sabu raijua sering terjadi kelangkaan bensin.

Sementara itu kepala dinas kominfo Sabu Raijua Amos Ndolu Eoh kepada awak media katakan semua harapan dan masukan yang ada akan ia coba koordinasi dengan OPD terkait supaya sistem informasi dari sabu raijua bisa satu pintu agar jangan ada lagi kesan media jalan sendiri dan pemda jalan sendiri. (*Tim/Dedy)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed