oleh

Rekrut Teko Baru dan Berhentikan Teko Lama, DPRD Ingatkan Bupati Jangan Gegabah

ZONALINENEWS.COM, MENIA – Lazarus Riwu Rohi salah satu anggota Komisi III DPRD Sabu Raijua mengingatkan pemerintah daerah Sabu Raijua agar berhati-hati dalam menerima pegawai kontrak baru, sebab saat ini pemerintah pusat dengan tegas telah memberikan larangan untuk perekrutan baru bahkan rencananya pada tahun 2023 mendatang akan dihapuskan seperti yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah PP 49/2018 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

“Saya mau kasi wanti-wanti saja dan mau bilang Bupati jangan gegabah dalam mengangkat tenaga kontrak baru dalam daerah ini. Apalagi ada tenaga kontrak yang sudah mengabdi sekian lama diberhentikan secara sepihak oleh bupati tanpa alasan yang jelas” Ujar Lazarus ke media ini melalui sambungan telepon.

Dia juga pertanyakan alasan bupati memberhentikan 18 orang tenaga kontrak yang sudah lama mengabdi lalu seenaknya mengangkat tenaga kontrak baru.

“Aneh juga kenapa bupati berhentikan anak-anak kontrak yang sudah lama mengabdi lalu angkat tenaga kontrak baru ada apa sebenarnya ini?? Jangan asal saja ya kasihan juga nasib mereka. Kalau memang mau dilakukan perampingan tenaga kontrak itu tidak masalah tapi kok masih ada lagi anak baru??” Lanjutnya

Dia mengingatkan bupati jangan sampai terjadi kekacauan dalam daerah ini akibat kebijakan yang salah apalagi telah melanggar aturan sebab hal yang sama sedang begejolak di beberapa daerah misalnya kabupaten Malaka dan kabupaten Belu dimana terjadi demo besar-besaran karena dugaan adanya praktek nepotisme yang dilakukan bupati dalam hal perekrutan dan pemberhentian tenaga kontrak daerah.

“Sekali lagi saya ingatkan bupati, jangan sampai terjadi kekacauan seperti di malaka dan belu akibat kebijakan yang salah dalam hal itu” Tambah Lazarus.

Dia berharap agar bupati lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi hal ini supaya bisa hindarkan daerah ini dari berbagai bentrokan yang tentunya akan merugikan banyak pihak.

Sementara itu, Bupati Sabu Raijua, Nickodemus Rihi Heke ketika dikonfirmasi media ini, Nickodemus mengatakan dirinya tidak mau terlalu banyak berkomentar namun mempersilahkan DPRD untuk bertanya langsung Terkait proses tersebut sedangkan untuk 18 tenaga kontrak yang diberhentikan, kata bupati menegaskan bukan dipecat namun masa kontraknya telah berakhir sebab saat ini kontak hanya diberlakukan setiap tiga bulan.

“Untuk hal itu saya tidak mau berkomentar tapi kalau mereka mau tahu silahkan tanya langsung ke saya dan soal yang 18 orang itu kami tidak memecat tapi masa kontrak mereka berakhir karena kontrak kan saat ini hanya berlaku setiap 3 bulan” Ujar Bupati singkat. (*Dedy)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed