oleh

LBH Surya NTT Dampingi  Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Kota Kupang

Zonalinenews-Kota Kupang,-Keluarga Korban pembunuhan Ibu dan anak di Kota Kupang NTT, Rabu 1 Desember 2021 mendatangi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT Jalan Perintis Kemerdekaan I nomor 1, Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang menemui Advokat Herry F.F. Battileo, SH, MH guna mendapatkan pendampingan hukum  dalam mencari keadilan atas  pembunuhan Astry dan anak Lael.

Kehadiran keluarga dari  Almarhuma Astry Manafe dan almarhum anak Lael diwakili oleh ayah korban, Saul Manafe dan kakak kandung korban.

Kehadiran keluarga korban akhirnya  menjawab permintaan masyarakat NTT untuk membantu keluarga almarhuma Astry Manafe S.T dan alm. anak Lael guna mendapatkan pendampingan hukum.

Dewan pengawas LBH  Surya NTT Herry F.F. Battileo langsung menugaskan para advokat  dari LBH SURYA NTT,  masing-masing, Martha Tafuli, SH,  Advokat M. A. Putra Dapatalu,  SH dan  Yonas Tamonob, SH  untuk mengecek perkembangan penanganan kasus tersebut pada kantor Kepolisian Sektor  (Polsek) ALAK Polda Nusa Tenggara Timur untuk mengecek  sejauh mana kelanjutan pelaporan kasus pembunuhan alm Astry dan anak Lael.

“Namum  sayang bagian penyidik, yang menangani kasus ini bersama kanit dan kapolseknya sedang dipanggil  menghadap Kapolda, ” tutur Herry.

Menurut Herry  besok kamis 2 Desember 2021, pihaknya akan kembali ke kantor POLSEK ALAK mengawal kasus pembunuhan ibu dan anak iniini. Pasalnya  berdasar informasi yang beredar  bahwa hp dari beberapa orang yang dicurigai sudah ada di tangan kepolisian.

“kami kuatir kalau sudah lewat 3 bulan, bank data kemungkinan akan terhapus. Oleh karena itu kami harap pihak kepolisian  bertindak cepat untuk membuka tabir percakapan terakhir dari yang diduga para pelaku, ” tegas Herry.

Herry meminta kepada penyidik yang menangani kasus ini agar lebih gesit dan profesional mengungkap kasus yg sudah sempat viral ini.

Herry menduga korban awalnya dijemput oleh pelaku , dan  informasi yang sempat beredar mobil pelaku diduga mobil rental dan sudah ditahan polisi, hal ini semoga dapat memudahkan pihak penyidik mengungkapkan siapa yang menelpon dan menyewa mobil tersebut kepada pemilik sehingga nomor Hp tersebut gampang terlacak.

“Dugaan penyekapan yaitu pada sebuah rumah kosong yang saya duga lokasinya di Alak. Bila korban dihabisi dalam rumah tersebut dan bila berkas darah dicucipun  bisa dibuktikan dengan molekul darah yang melekat pada lantai. Saya yakin Bapak Kapolda dan jajarannya dalam minggu ini kasus ini akan terungkap,” jelas Herry yang  saat ini  menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Media Online Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur. (*Tim)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed