oleh

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Flotim Mengaku Diperiksa Polisi

ZONALINENEWS.COM, LARANTUKA – Ignasius Boli Uran Angggota DPRD Kabupaten Flores Timur – Nusa Tenggara Timur. diperiksa polisi terkait gratifikasi.

Uran, diambil keterangan oleh Polres Flores Timur Senin, 22 November 2021.

Politisi Golkar ini, tidak menampik ketika ditanya wartawan tentang kebenaran dirinya telah menjalani pemeriksaan dimaksud.

“Ya benar sekali, saya diperiksa di Polres
Itu tentang dugaan gratifikasi di DPR,” ungkapnya Selasa, 23 November 2021.

Menurut Uran, selain dirinya 7 orang anggota DPRD telah menjalani pemeriksaan terkait.

“Tujuh Anggota lainya juga telah diperiksa”, lanjutnya.

Wakik Ketua I DPRD, Yoseph Paron Kabon, Rofin Kabelen dan Muhidin Demon 3 dari 7 nama anggota DPRD yang  diketahui telah menjalani pemeriksaan sebelumnya.

Dia juga mengatakan selain ketujuh wakil rakyat, nantinya seluruh anggota DPRD Flores Timur periode 2019-2024 akan menjalani pemeriksaan berkenaan dengan gratifikasi.

“Dan semuanya nanti akan diperiksa di Polres, seperti apa kita liat saja hasil pemeriksaan,” pungkasnya.

Ketua DPRD setempat Robertus Rebon Kereta diminta tanggapanya, mengaku belum mengetahui adanya pemeriksaan polisi terhadap ketujuh rekan.

“Belum. Saya belum tahu, kalau ada teman-teman telah diperiksa polisi,”. pungkas Kereta.

Polres Flotim, ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan.

Sebelumnya, sebanyak 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Flores Timur diduga melakukan gratifikasi sehingga menyebabkan pembatalan pembentukan Pansus penanganan dana covid 19.

Merebaknya kasus Dugaan gratifikasi pada kalangan wakil rakyat,  dilaporkan aktivis Koalisi Rakyat Bersatu Flores Timur (KRBF) ke Polres Flotim, Senin,  20 September 2021 lalu.

(*Rita Senak)

News Feed