oleh

Sejumlah Wartawan di Kota Kupang Ikut Donor Darah

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Sejumlah wartawan di Kota Kupang ikut kegiatan kemausiaan berupa Donor Darah yang digelar oleh Pemuda Gereja Injili Masehi (GMIT) di Timor melalui Satgas Diakonia menggelar donor darah di Gereja Lahai Roi Tofa, kamis 28 Oktober 2021. Aksi kemanusiaan itu untuk memperingati hari Sumpa Pemuda.

Sementara, Palang Merah Indonesia (PMI) berterima kasih, mengingat persedian stok darah semakin menipis, terutama plasma darah penyintas covid-19 yang saat ini sangat dibutuhkan.

Ketua Satgas Pemuda GMIT NTT, Norsi Malelak mengatakan, GMIT terpanggil bekontribusi terhadap bangsa Indonesia, tepat di hari Sumpa Pemuda itu.

“Kalau dulu, para Pahlawan mengorbankan darah, keringat da air mata mereka untuk bangsa ini. Maka hari ini, Pemuda GMIT menyumbang darah bagi bangsa ini, untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kita sehat, bangsa kuat,” katanya.

Secara organisatoris, Satgas Diakonia merupakan bagian dari struktur kepengurusan Pemuda GMIT. Badan ini, fokus bergerak ke persoalan sosial kemasyarakat.

Selain donor darah, Satgas ini juga telah selesai membangun rumah bagi keluarga almarhum Nona Welkis, korban pemerkosaan dan kekerasan. Rumah itu rencananya diserahkan, Minggu 7 November 2021 mendatang.

Malelak mengatakan, kegiatan donor darah itu, merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan pawai paskah, yang karena pandemi covid-19 terpaksa ditunda. Untuk itu, pemuda Diakonia, menempuh upaya kerja kemanusiaan untuk membantu masyarakat.

“Target kita untuk giat hari ini sebanyak 140 kantong darah. Namun baru terkumpul sekitaran 100 kantong darah. Kita berharap, bisa mencapai target,” katanya.

Salah satu wartawan pendonor, Riflan Hayon mengaku bangga bisa mendonorkan darah. Sebagai pemuda, ia ingin terlibat langsung membantu bangsa yang sedang berperang melawan pandemi dengan menyumbangkan darahnya. Hal kecil, tapi disebutnya sangat bermanfaat.

“Ketika saya membaca flayer pemuda GMIT, saya terpangil untuk mendonorkan darah. Apalagi di flayer itu, dalam rangaka hari sumpah pemuda. Sebagai pemuda, saya merasa terpanggil,” katanya

Imo Ataupah juga bangga. Imo merupakam penyintas covid-19. Ia menyumbangkan plasma darahnya itu dengan harapan bisa membantu pasian covid-19 dalam melawan penyakitnya.

“Saya berharap, stok darah di PMI banyak, sehingga bisa membantu banyak orang, apalagi plasma darah, yang sangat dibutuhkan pasien covid-19,” katanya.

Koordinator PMI di kegiatan itu, Sinta Tine, menyampaikan terima kasih atas terlaksananya giat itu. Sumbangan darah itu sangat bermanfaat bagi kebutuhan darah di Kota Kupang, apalagi ditengah pandemi covid-19.

Dia mengatakan, permintaan daerah dari rumah sakit di Kota Kupang, per harinya mencapai 20 sampai 30 kantong darah.

Di tengah pandemi, kata dia, stok darah di PMI menurun jauh, dan hanya mengharapkan keluarga pasien mendonorkan darah mereka. Ia bersyukur GMIT dan komunitas lainnya bisa kembali mengelar donor darah, sehinga bisa menambah stok darah di PMI.

“Sekarang sudah agak baik, seiring turunnya level PPKM ini. Komunitas maupun instansi sudah mulai menggelar donor darah lagi, kegiatan yang hampir satu tahun belakangan tidak terlaksana. Maka kami megucapkan terima kasih” katanya.

Anggota DPRD Kota Kupang, Jeftha Sooai mengapresiasi kepedulian Pemuda GMIT terhadap kesehatan masyarakat kota Kupang. Ia berharap, semua komunitas di Kupang, mulai bergerak melakukan aksi kemanusiaan itu, sebagai bagian dari perjuangan membantu pemerintah mengatasi masalah kesehatan. (*hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed