oleh

Konsultan Politik Nasional ‘Politician Academy’ Tawarkan Literasi Politik di Manggarai

ZONALINEWS.COM- MANGGARAI, Dalam menyongsong perhelatan politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Legislatif pada tahun 2024 yang akan datang, Konsultan Politik Nasional “Politician Academy” menawarkan literasi politik di Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Demikian disampaikan Direktur Politician Academy DR. Bonggas Adhi Chandra, Senin, 18 Oktober 2021 pada acara konsolidasi perdana pengurus tingkat Kabupaten Manggarai.

Kegiatan ini dilangsungkan di Sky Terrace Ruteng,Jln. Hayam Wuruk, Pitak, Kecamatan Langke Rembong.

Dalam paparannya, penulis buku “Winning Strategy ‘Strategi Jitu Pemenangan Legislatif” itu menjelaskan, untuk menjaga iklim politik yang kodusif Pilkada dan Pileg tahun 2024, ia berharap, pelaku politik, para calon kepala daerah maupun calon legislatif tetap konsisten dalam menerapkan literasi politik yang mengedepankan etika dan cara yang beradap.

“No hoax, no sara, no money politic. Keselamatan daerah dan bangsa ini menjadi tanggungjawab kita bersama” ujar pria yang disapa Bonggas itu.

Alumni Uppsala University Swedia dan University of Queensland Australia ini, memaparkan indeks kerawanan Pemilu pada tahun 2019 lalu di Propinsi NTT. Ia mengungkapkan bahwa NTT masuk kategori propinsi rawan yang ke-7 di Indonesia.

Sehingga, kata dia, untuk menciptakan stabilitas politik yang baik maka perlu dilakukan literasi politik.

“Literasi politik dapat dipahami sebagai pengetahuan dan kompetensi warga negara untuk dapat berpartisipasi aktif, dalam memberikan perhatian terkait proses politik dan isu-isu politik yang sedang berjalan. Atau pengetahuan dan pemahaman tentang proses politik dan isu-isu politik”

Oleh sebab itu, lanjut dia, output dari literasi politik untuk merubah paradigma masyarakat tentang politik.

“Sehingga masyarakat tidak memahami politik itu diidentikan dengan uang atau politik itu menipu” tukasnya.

Pada kesempatan itu juga, ia menjelaskan bahwa hampir sebagian besar petahana atau inchumbent di masing-masing kabupaten di NTT mengalami kekalahan.

Menurut dia, faktor kekalahan petahan antara lain, janji politik tidak terpenuhi, tidak ada prestasi yang membanggakan, tidak pandai mengkomunikasikan keberhasilan atau program program, adanya tingkat kejenuhan masyarakat, akar rumput sudah cerdas dalam memilih pemimpin dan beberapa variabel lainnya.

Kehadiran konsultan politik “Politician Academy” di Manggarai untuk melakukan pendidikan politik bagi para calon pemimpin daerah maupun calon legislatif.

“Mempersiapkan kandidatnya lalu dilakukan pendidikan politik pada lembaga Politician Academy” jelas Boggas kepada pengurus partai politik yang hadir saat itu.

Selain itu, peneliti pada beberapa kampus Katolik ini mengatakan, calon kepala daerah maupun para Caleg dibimbing dan lembaga politician Academy akan bertanggungjawab terhadap pemenangan kandidat.

Namun, strategi pemenangan Pilkada maupun Pileg yang diterapkan mengedepankan etika politik,
tanpa politik uang bahkan konten isu politik tidak berbau sara atau hoax.

“Banyak para kepala daerah di Indonesia yang sudah menang dalam pertarungan Pilkada maupun Caleg. Walaupun melawan kandidat yang berduit. Ada strategi dan taktik ampuh melawan petahana. Jika ada sengketa Pilkada, lembaga Politician Academy siap mendampingi kandidat sampai pada tingkat Mahkama” ucapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, Politician Academy siap mendampingi kandidat yang menang dalam mengeksekusi program-progam yang sudah dijanjikan kepada masyarakat. Termasuk pengawalan terhadap kebijakan-kebijakan selama 100 hari kerja. Sehingga program kerja benar-benar terealisasi untuk rakyat.

Berbicara kepada Zonalinenews, ia meminta kepada bakal calon kepala daerah ataupun bakal calon legislatif agar selalu mengikuti berbagai video strategi politik yang telah sajikan melalui akun Facbook, Instagram dan Youtube Channel Politician Academy.

Sementara itu, Biro Pengamanan Suara Politician Academy Alexander Kolai Narwadan, meminta kepala daerah dan legislatif yang mau bekerjasama dengan Politician Acamdemy harus memiliki program kartu lansia dan kartu ibu hamil.

“Kami hanya mau mendukung calon kepala daerah yang betul betul bekerja untuk rakyat” tegas Alex.

Untuk diketahui, bahwa Kordinator Lembaga Konsultan Politik Politician Academy Kabupaten Manggarai saat ini dinahkodai oleh Benediktus Papur.

Saat membuka kegiatan, Bento Papur menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran beberapa ketua partai Politik karena sedang mengikuti kegiatan di Labuan Bajo.

Sedangkan, moderator kegiatan DR. Mantovany Tapung menyampaikan apresiasi atas kehadiran Politician di Manggarai. Ia menilai, wadah ini adalah sebuah komonitas belajar politik dari lembaga yang berkompeten atau profesionalitas.

Tetapi, kata Manto, sasaran kegiatan ini untuk menciptakan kondisifitas perpolitikan yang berdampak pada peningkatan kesejatraan rakyat.

“Fakta yang terjadi selama ini bahwasanya politisi telah menerapkan berbagai cara agar tujuan tercapai. Ada banyak strategi yang telah dikembangkan oleh politisi, ada yang berhasil ada yang tidak berhasil. Ada yang sudah mencampurkan berbagai strategi namun belum sukses, ada apa?.

Kehadiran pak Bonggas Adi Chandra dan Pak Aleks disini untuk membedah dan membantu untuk bagaimana cara atau strategi starategi politik yang efektif” tutur Dosen UKI St. Paulus ini.

 

Reporter: Kons Hona

Editor: Mikael Ing

News Feed