oleh

Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat Terus Telurusi Sumber Pemasok Danging Anjing di Pasar Senen

ZONALINENEWS.COM – JAKARTA, Kasus penjualan danging anjing di Pasar Senen, Jakarta Pusat bebepa hari lalu sangat meresahkan warga.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Penty Yunesi Pudyastuti, menyebut pihaknya masih menelusuri sumber yang pemasok daging anjing tersebut.

“Masih kami telusuri sumbernya. Karena daging anjing berbahaya juga jika rabies,” kata Penty, sapaannya, saat dikonfirmasi Wartawan, Jumat 17 September 2021.

Meski begitu, Penty menegaskan para pedagang dilarang menjual daging anjing.

“Kami minta tidak menjual daging anning karena dikhawatirkan tidak sehat atau rabies,” ucap Penty.

Soal penjualan daging anjing di Pasar Senen yang sempat menggegerkan publik, Penty mengatakan pihaknya tidak tahu.

“Sebenarnya kami tidak tahu jika tidak ada berita itu. Karena kami sebelumnya bekerja tidak mengawasi itu,” jelas Penty.

“Kami bekerja hanya untuk vaksinasi hewan dan sterilisasi hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing. Tapi kaitannya dengan rabies,” lanjutnya.

Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya mengklarifikasi ihwal adanya pedagang di Pasar Senen Jakarta Pusat, yang menjual daging Anjing.

Manager Pemasaran Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza, mengonfirmasi adanya penjualan daging anjing yang dijual pedagang di Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat.

“Hal ini jelas tidak sesuai dengan koridor-koridor peraturan yang ada di Perumda Pasar Jaya, daging anjing tersebut tidak dalam komoditi yang boleh diperjualbelikan dalam pasar milik perumda Pasar Jaya,” kata Gatra, pada Minggu 12 September 2021 kemarin.

Dia menuturkn, pihaknya telah memanggil kepada pedagang daging tersebut guna dimintai keterangan.

Sanksi administrasi pun diberikan kepada pedagang daging anjing karena telah melanggar aturan.

Selanjutnya, Gatra menegaskan pihaknya tak segan-segan memberikan sanksi tegas berupa penutupan jika pedagang ini masih melakukan hal yang sama.

“Ini akan menjadi evaluasi dalam sisi operasional pasar sehingga kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,” kata Gatra.

Diketahui, Animal Defenders Indonesia menyampaikan telah menemukan penjualan daging anjing yang dilakukan di Pasar Senen Blok III, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Kepada wartawan, Pendiri Yayasan Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona, menyebut hal ini diketahui setelah pihaknya menginvestigasi lokasi tersebut pada 7 September 2021 lalu.

“Pada investigasi yang dilaksanakan 7 September 2021, ditemukan penjualan daging anjing di Pasar Senen Blok III, dimana penjualannya berada di tengah-tengah bahan pangan lainnya,” kata Doni, kepada Wartawan, Jumat 10 September 2021.

“Berbagai pelanggaran telah terjadi, antara lain Undang-Undang (UU) Perlindungan Konsumen, UU Pangan, UU Peternakan, serta potensi pidana dari sindikat pencurian hewan peliharaan yang memasok anjing sebagai makanan,” sambungnya.

Hal ini pun direspon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Riza mengatakan, pihaknya akan menindak tegas apabila benar ditemukan adanya pedagang yang menjual daging anjing di Pasar Senen.

Bila terbukti, kata Riza, dirinya akan meminta aparat untuk menyelidiki kasus ini secara tuntas dan memberikan sanksi yang setimpal.

“Jika benar, ini akan ditindak tegas dan dan diberi sanksi sesuai ketentuan. Nanti biar Pasar Jaya yang mengatur dan nanti ada aparat yang akan menyelidiki kasusnya. Karena ini melanggar UU perlindungan pangan dan konsumen,” kata Riza. (*una)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed