oleh

Ketua DPRD Flotim Minta Kabag Ekonomi Harus Jujur Soal Kapal Elang Laut Dan BBM

ZONALINENEWS.COM – LARANTUKA, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Flores Timur (Flotim), Robertus Rebon Kreta meminta Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setda Kabupaten Flotim, Julian Mitak bertanggung jawab atas tenggelamnya Kapal Elang Laut di Perairan Laut Waibalun, Kabupaten Flotim beberapa waktu lalu.

Diketaui tengelamnya Kapal Elang Laut tersebut disebabkan karena diduga kelebihan kapasitas muatan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dari JTP Lamawalang ke Pulau Solor.

“Saya mendapat laporan bahwa Kapal Elang Laut yang angkut BBM ini melebihi kapasitas kapal, dan kelebihan BBM ini mikik siapa, ” kata Ketua DPRD Kabupaten Flotim, Robertus Rebon Kreta kapeda zonalinenews.com Kamis 2 September 2021.

Menurut dia, Kabag Ekonomi, Juian Mitak harus memberikan informasi ke publik secara terbuka terkait kepemilikan BBM serta kepemilikan Kapal Elang Laut tersebut.

“Dokumen Kapal Elang Laut ini juga perlu kita pertanyakan kenapa tidak dipublikasikan,” ungkap Rebon.

Dia menilai, untuk menghindari pertayaan masyarakat, Kabag Ekonomi harus jujur dan terbuka kepada publik, karena kasus tengelamnya Kapal Elang Laut yang disebabkan kelebihan kapasitas muatan BBM ini sudah meresahkan masyarakat Flotim.

“Soal kasus ini saya sudah berkoordinasi dengan ketua Komisi B DPRD Flotim agar segera melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerinrah Kabupaten (Pemkab) Flotim dalam hal ini Bagian Ekonomi,”

“Dengan adanya RDP ini semua persoalan ini bisa terbuka, dan rasa penasaran masyarakat Flotim bisa terjawab,” jelas Rebon.

Dia mengatakan, sebagai mitra, antara Pemkab Flotim dan DPRD jangan ada dusta.

“RDP yang ingin kita lalukuan ini, hanya semata – mata kita ingin tau siap yang mengeluarkan ijin milik Kapal Elang Laut ini. Ijin kapak ini seharusnya dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan, tapi tidak ada satu dokumen kapal yang dikantongi. Kita rasa aneh saja,” papar Rebon.

Dia menegaskan, Kabag Ekonomi harus bertanggung jawab soal kasus ini.

“Saya tidak mau tahu ada siapa dibalik semua ini. Entah ada oknum pejabat Flotim atau siapa saja harus ditindak tegas,” kata Rebo.

Sebelumnya, Kepala Bidang Angkutan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Flotim, Clara Fernandez menjelaskan bahwa pihak dinas sudah memanggil Nahkoda dan ABK kapal untuk membawa atau menunjukan dokumen kapal ke Diinas Perhubungan. Namun, hingga kini tidak ada satupun yang datang.

Sementara itu belum lama ini juga, Kabag Ekonomi Julian Mitak mengatakan tengelamnya kapal angkut BBM Elang Laut itu karena persaingan bisnis dan di luar dari batas kemampuan yang wajar.

“Pemilik Kapal Elang Laut itu orang dari mana saya tidak tau. Saya lupa kapal juga saya tidak ingat kapal apa, dan itu murni persaingan bisnis sehingga kapal angkut BBM itu tenggelam,” jelasnya. (*rr/hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed