oleh

Tujuh Orang Spesialis Pencuri Ternak di NTT Dibekuk Polisi

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Sebayak tujuh orang spesialis pencuri ternak sapi di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil dibekuk Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT pada Rabu 28 Juli 2021.

Diketahui otak dari pencurian sapi tersebut adalah salah satu mantan anggota polisi yang sudah dipecat sejak tahun 2006 lalu.

Kabid Humas Polda NTT, Kombespol Rishian Krisna Budiaswanto mengatakan, kasus pencurian ternak sapi saat ini sangat meresahkan warga Kabupaten Kupang dan Kota Kupang.

“Ketujuh orang pelaku ini ditangkap karena berdasarkan banyak laporan dan keluhan dari masyarakat di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang,” kata Krisna di Polda NTT, Jumat 30 Juli 2021.

Menurutnya, setelah mendapat keluhan dan laporan dari masyarakat, polisi juga mendapatkan informasi bahwa akan ada kegiatan transaksi jual beli daging sapi hasil curian.

“Polisi melakukan penyelidikan dan langsung menindak lanjuti informasi itu,” ujar Krisna.

Dia mengungkapkan, sekira pukul 04.00 wita, Tim Resmob Subdit III Jatanras membuntuti salah satu pria berinisial YS alias Je’u , yang di duga merupakan kaki tangan dari jaringan gembong pencurian ternak tesebut.

“Jadi berdasarkan laporan warga akan maraknya pencurian ternak di wilayah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, maka tim Subdit 3 Jatanras langsung bergerak mencari informasi tentang para pelaku ini. Setelah berhasil mendapat informasi yang valid, maka pada hari Rabu ( 28/07/2021) sekitar pukul 04.00 Wita, tim Resmob Subdit III Jatanras Polda NTT membuntuti YS alias Je’u. Ia diduga menjadi kaki tangan dari jaringan pencurian ternak yang sering beroperasi di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang,”

“YS dibuntuti dari depan Rumah Sakit Umum Undana (Undana Lama), Jalan Jenderal Soeharto, Kelurahan Naikoten I, Kota Kupang, dan pada saat itu YS menumpang sebuah angkutan kota (angkot) menuju Kelurahan Sikumana, Kota Kupang. Ternyata angkot yang ditumpangi YS berhenti di depan rumah milik tersangka PL alias Polce, lalu mereka memuat benda dalam beberapa karung dan plastik. Kemudian polisi menghentikan mobil angkot yang di pakai untuk membawa barang tersebut dan akhirnya polisi menemukan daging sapi segar yang siap dibawa ke Pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kota Kupang untuk dijual,” jelas Krisna.

Kepada polisi, lanjut Krisna YS mengaku kalau ia bagian dari komplotan yang dipimpin PL alias Polce, Seorang Pecatan polisi pada tahun 2006 lalu, tak lama berselang akhirnya PL ditangkap di rumahnya.

“Setelahnya polisi berhasil meringkus YN alias Natan, AA alias Agus, RM alias Rio, MYA alias Hans serta seorang pedagang daging berinisial KAN alias Anton yang merupakan komplotan PL dan YS,” kata Krisna.

Dia menambahkan, para pelaku diamankan beserta berapa barang bukti seperti parang dan pisau serta karung dan tiga kantong plastik besar berisi daging sapi hasil curian para tersangka.

“Kini ketujuh pelaku pencurian ini bakal dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 1e, 3e dan 4e KUHP Subsider pasal 480 KUHP jo. pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP tentang tindak pidana Pencurian dengan ancaman Hukuman pidana 5 (lima) tahun penjara,” tutup Krisna. (*rr/hayer)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed