oleh

Tembus 627 Kasus, Penanganan COVID-19 Kabupaten Ende Dinilai Amburadul

Zonalinenews.Ende,-Aktifis PMKRI menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Ende dalam menangani virus Corona (COVID-19) berantakan. Hal itu karena jumlah warga yang terjangkit virus terus bertambah,Data per 5 juli 2021 saja sudah 627 warga kabupaten Ende yang terpapar.

Yogan Babo salah satu aktifis PMKRI cabang Ende ditemui zonalinenews setelah pertemuan dengan pemerintah di aula dinas pendidikan Senin,(05/07/21)
menyampaikan penanganan covid di Ende saat ini amburadul,ini akibat dari ketidak seriusan pemerintah kabupaten Ende dalam penanganan covid-19 di bumi Pancasila ini.

“Bukti penanganan covid dikabupaten Ende amburadul salah satunya kejadian jenazah covid yang dikuburkan pake terpal beberapa waktu lalu didusun detunio,desa kanganara,kecamatan detukeli dan juga meningkatnya angka covid per hari mencapai 50-60 orang pasien terpapar covid 19,”tuturnya.

Dirinya menilai pemerintah tidak sigap dan bingung untuk menentukan kebijakan padahal saat ini masyrakat menunggu bukti kongkrit dalam penanganan covid

“Pemerintah seharusnya eksekusi saat ini bukan lagi menghimbau,tahun 2020 angka pasien corona masih sedikit pemerintah begitu sigap dengan menggelontorkan anggaran covid begitu besar untuk tiap OPD dan beberapa kecamatan di perbatasan, semua rumah disemprot disinfektan,gang-gang dijaga ketat tetapi disaat angka pasien covid meningkat seperti saat ini pemerintah seolah menonton kebijakan -kebijakan yang dibuat seolah hanya sebagai tulisan di atas kertas yang pelaksanaannya boleh dikatakan nol,” bebernya.

Terkait pembatasan jam kerja dimalam hari dirinya mengungkapkan sangat mendukung langkah pemerintah namun pemerintah harusnya menindak tegas kalau ada oknum-oknum pengusaha yg melawan, jangan hanya berlakukan ini di masyarakat kecil.

Ia menyarankan kepada pemerintah kalau boleh penggunaan anggaran covid itu harus transparan kepada publik biar publik juga tau dan paham jangan sampai publik mendapatkan informasi simpang siur sehingga kepercayaan publik hilang,publik ingin tau apakah penggunaan anggaran covid sudah sesui atau tidak dengan penanganan covid saat ini.

Ia juga menghimbau kepada masyrakat untuk patuhi protokol kesehatan,hindari kerumunan,mari kita jaga sama-sama bumi pancasila ini sehingga bisa terbebas dari virus yang mematikan ini,ujarnya

Bupati Djafar saat ditemui media Senin (5/07/21) mengukapkan menangggapi lonjakan pasien positif covid pemeritah saat ini sudah menyiapkan tempat karantina terpusat di stadion marilonga

“kita kembali hidupkan tempat karantina terpusat distadion marilonga semua orang yang positif kita tempatkan disana kecuali yang agak berat kita dan butuh penanganan serius itu dirumah sakit,” ujarnya.

Ia meminta kepada masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan,kita saat ini dalam keaadaan darurat kalau seaindainya tembus seribu pasien covid mau tidak mau kita lakukan PPKM Darurat((Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat),terangnya.

PLT kadis kesehatan dihubungi media via telpon selasa(6/07/21) mengungkapkan saat ini pasien yang karantina distadion marilonga sudah berjumlah 11 orang mereka adalah tahanan jaksa dan polres
yang terpapar covid 19,
kita jemput mereka kemarin sore dipolres untuk kita tangani dan dikarantina sampai sembuh. (OBY TANI*)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed