oleh

Besok Polisi Perbanyak Titik Penyekatan Mobilitas di Wilayah DKI Jakarta

ZONALINENEWS.COM – JAKARTA, Pihak kepolisian berencana untuk menambah titik – titik penyekatan mobilitas dimasa pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Wilayah DKI Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penambahan titik penyekatan mobilitas direncanakan akan dilakukan besok, Kamis 15 Juli 2021, sekira pukul 06.00 WIB sebanyak 25 titik penyekatan.

“Awal pelaksanaan PPKM Darurat pada tanggal 3 Juli 2021 itu ada sebanyak 75 titik yang dilakukan penyekatan mobilitas. Dan besok kita tambah lagi 25 titik penyekatan mobilitas sehingga total keseluruhan ada 100 titik penyekatan mobilitas yang kita lakukan,” kata Sambodo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu 14 Juli 2021.

Menurutnya, pebanyak 100 titik penyekatan tersebut akan tersebar di sejumlah ruas jalan.

“Titik – titik tersebut akan berada di dalam kota, batas kota, hingga ruas jalan penyangga menuju Jakarta,”

“Untuk di dalam kota ada 19 titik, di tol ada 15 titik, di batas kota 10 titik, di wilayah penyangga ada 29 titik, dan ruas jalan Sudirman-Thamrin itu ada 27 titik sehingga total ada 100 titik,” jelas Sambodo.

Dia menjelaskan, dengan adanya penambahan titik – titik tersebut, penjagaan dilakukan dua shift.

“Shift pertama yakni pada pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Di rentang waktu ini, hanya mereka yang bekerja di sektor esensial dan kritikal yang bisa melintas. Sedangkan shift kedua pada pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Di jam ini, hanya tenaga kesehatan, dokter, perawat, TNI serta Polri yang bisa melintas,” ungkap Sambodo.

Pada pukul 22.00 hingga 06.00 WIB, katanya penyekatan tidak dilakukan. Sebab, arus lalu lintas sudah sepi.

“Kami imbau kepada teman – teman di sektor esensial dan kritikal silakan anda bergerak jam 6-10 karena berdasarkan pengamatan selama beberapa hari PPKM darurat yang bergerak di atas jam 10 di luar itu (esensial dan kritikal),” tutur Sambodo.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, menambahkan, di awal PPKM Darurat, mobilitas sempat mengalami penurunan hingga 50 persen.

Namun di minggu kedua, mobilitas warga kembali meningkat sehingga penurunan mobilitas hanya 30 persen.

“Sempat terjadi penurunan google basic, google traffic, sudah kita lihat ada penurunan sampai 50 persen, kemudian sekarang ada 30 persen, mulai kenaikan,” ujar Yusri.

Berdasarkan hasil evaluasi dari google mobility, facebook mobility, maupun dari indeks cahaya malam, mobilitas masyarakat di Jakarta kembali meningkat.

“Kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menertibkan masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat yang tak disiplin,” ungkap Yusri.

“Tingkat – tingkat penyekatan sudah kita lakukan, tetapi kedisiplinan masyarakat masih kurang,” jelas Yusri. (*una)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT