oleh

Tolak Sebar Vidio Wilhemus Dikeroyok, Pelaku Diancam 5 Tahun Penjara

Zonalinenews.Com, Lewoleba-Tiga orang pelaku pengeroyokan terhadap Wilhelmus Waleng, 43 th di Desa Watodiri Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata-NTT yakni Emanuel Ihing  35 th, Hendrikus Kejawa 40 th dan Simon Sugi  56 th.
Ketiganya berasal dari satu desa yang sama Watodiri.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Lembata AKBP. Yoce Marten melalui Kasat Reskrim Iptu. Komang Sukamara pada Rabu, 9 Juni 2021 kepada Zonalinenews.
Kronologi kejadian menurut Sukamara, pada Selasa, 8 Juni 2021 bermula dari permintaan para pelaku agar korban datang ke rumah almarhum Kanisius Tupen  menunjukan vidio bloding.
“Waktu itu, sekitar pukul 11:30, saat Korban mau tunjukan Vidio bloding  tiba-tiba Emanuel Ihing memukul  korban dan mencekik korban kemudian diikuti Hendrikus Kejawa mencekik leher korban, Simon Sugi mencakar wajah dari korban sehingga mengalami luka lecet akibat cakaran,” beber Kasatreskrim.
“Akibat perbuatan ketiga pelaku tersebut Mereka dijerat dengan KUHP pasal 170 ayat 1 dengan  ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkas Sukamara.
Korban Wilhelmus Waleng kepada media Zonalinenews, usai memberikan laporan pada Selasa 8 Juni 2021 malam, mengatakan dirinya diminta oleh ketiga pelaku pengeroyokan untuk memviralkan vidio bloding dari almarhum Kanisius Tupen beberapa waktu lalu di medsos, namun ditolak korban. Wilhemus hanya mau menunjukan vidio tersebut untuk ditonton bersama dan disetujui pelaku.
Saat telah berada di rumah, alm. Kanisius dan hendak menyaksikan vidio, pelaku menolak dan langsung mengoroyok korban.
“Saat saya mau buka Vidio untuk mereka nonton, mereka tidak mau lagi dan tiba-tiba saya diserang oleh Emanuel Ilhing yang adalah Satpam di Bank NTT-Lewoleba, terus Hendrikus Kejawa dan Simon Sugi juga menyerang saya, memukul mencekik dan mencakar, jadi saya merasa sakit,” ungkap Waleng getir.
Karena merasa sakit akibat perbuatan para pelaku, korban melapor pada Pospol Ile Ape,  selanjutnya dihantar anggota Pospol  melakukan visum di RSUD Lewoleba.
“Saya merasa sakit dikeroyok oleh ketiga orang tersebut, jadi saya tidak akan damai saya tetap melanjutkan proses hukum sampai tuntas. saat ini saya bersama pospol lanjutkan laporan penyidikan ke Pihak Polres Lembata,” pungkas Waleng sambil menunjukan 3 ampop surat panggilan dari Polres kepada para pelaku. (*Ritha Senak)

News Feed