oleh

Target Lsitrik Bupati Anton Terpenuhi, 2021 Flotim 100%

ZONALINENEWS.COM, LARANTUKA – Kabupaten Flores Timur (Flotim)-Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki luas wilayah, 5.983,38 km2 mencakup daratan 1.812,85 km2 dihiasi bukit dan gunung. Sementara 4.170,53 km2 didominasi lautan.

Dengan populasi 257.785 jiwa (2020), tersebar di 19 kecamatan terbagi ke dalam 229 desa dengan 21 kelurahan yang terdapat di daratan serta pulau Adonara dan Solor.

Kondisi alam tersebut, menjadi tantangan tersendiri bagi setiap para pemimpin kabupaten yang berada di ujung timur pulau Flores ini dalam membangun daerahnya, termasuk kebutuhan akan energi listrik.

Mimpi warga dusun Koli Wutun-Lewokluok Kecamatan Demon Pagong menikmati listrikpun terwujud, dalam masa pemerintahan Anton Hadjon-Agus Boli.

Tidak berlebihan, dusun yang berada di pelosok utara pulau Flores ini, jauh dari hingar-bingar keramain ini belum menikmati listrik sejak Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia puluhan tahun silam hingga Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon, ST meresmikan pelayanan listrik perdana, Senin, 28 Juni 2021.

Selama puluhan tahun silam, dusun Koli Wutun baru bisa menikmati penerangan listrik PLN, merupakan sesuatu yang luar biasa.

“Bertahun-tahun kita usulkan, berkoordinasi sana-sini akhirnya terwujud, kami puas.Terimakasih kami, kepada Pemkab dan PLN sudah berusaha keras memberikan yang terbaik, meski jarak kami agak jauh di pedalaman,” demikian disampaikan Kepala Desa Lewokluok, Yoseph Werang dengan wajah berbinar.

“Hadirnya listrik, membawa banyak dampak positif bagi kami. Terutama meningkatkan perekonomian” sambung Werang.

Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon yang dikenal dekat dengan keabrakabanya bercengkarama bersama warga desa ini mengatakan, dalam 4 tahun terakhir pemerintah telah berusaha keras, melakukan pemerataan listrik secara menyeluruh di Flotim terutama wilayah pedesaan.

“Tahun 2017 silam, Flores Timur dalam urusan layanan listrik, masih bergerak di angka 70 %. Namun dalam empat tahun terakhir, pemerintah telah menggenjot hingga mencapai 100% di tahun 2021 dan berhasil mencapai target yang ditetapkan waktu itu,” beber Anton Hadjon.

Kendati demikian, Ketua DPC PDIP yang juga putera dari politisi lengendaris Tulen Hadjon ini, mengakui terdapat beberapa dusun yang belum teraliri listrik PLN. Ia bertekad, akan menyelesaikan dalam masa pemerintahanya.

“Memang kita sudah mencapai 100% desa berlistrik, tetapi masih ada beberapa dusun yang belum mendapat layanan listrik. Saya selalu minta ke General Manager di Kupang, Bapak Agus Sujatmiko, semoga secepatnya membangun jaringan dan layanan listrik di 3 dusun yang tersisa,” sebut Hadjon optimis.

Dengan hadirnya listrik secara merata di pelosok desa terpencil, orang nomor satu di Kabupaten kepulauan ini berharap membawa angin perubahan secara positif dalam segala sendi kehidupan masyarakat.

Harapan serupa juga diutarakan Manajer PT. PLN Rayon Larantuka, Anak Agung Ngura Maha Adisurya.

“Kami berharap, dengan masuknya aliran listrik ini bisa membantu kegiatan masyarakat setempat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, perkantoran atau sekolah, serta rumah ibadah. Selain itu, para pelaku usaha juga bisa terbantu guna meningkatkan perekonomian mereka,” katanya.

Upaya keras pemkab tersebut, menjadikan Kabupaten Flores Timur menduduki peringkat teratas kabupaten berstatus 100% listrik di NTT terlepas Kota Madya Kupang.

Tidak hanya listrik, kebahagiaan warga dusun kian lengkap ketika menerima bantuan sosial berupa paket sembako gratis dari Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Lusia Gege Hadjon.

Kegiatan kemanusiaan tersebut, diberikan kepada 43 KK yang dinilai layak menerima. Oleh Lusia, merupakan program rutin Tim penggerak PKK setempat.

“Kami selalu hadir di tengah-tengah masyarakat kurang mampu, melalui program bantuan sosial berupa pembagian sembako gratis,” kata Ketua PKK.

“Sekalipun bernilai kecil, tetapi setidaknya bisa mengurangi beban mereka yang ekonominya terbatas. Banyak warga kita yang kami temui, mereka kadang berdiam diri tanpa banyak mengeluh tentang kesusahan mereka, termasuk susah memperoleh kebutuhan pokok seperti sembako. Sebagai ibu dari Lewotana Flores Timur, saya berusaha untuk melayani dari hal-hal praktis dan kecil, semoga bermanfaat,” tambahnya.

Hadir pada kesempatan itu, Camat Depog, Kades serta seluruh warga dusun.

Diketahui terakhir, Bupati Hadjon juga telah meresmikan secara simbolik penggunaan listrik perdana di desa Patisirawalang-Tanjung Bunga.

Tentunya, terobosan pemerintah melakukan pembangunan diberbagai bidang kehidupan sangat dinantikan masyarakat.

Meski demikian, kemajuan suatu daerah tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, melainkan berbagai komponenen senantiasa diharapkan memberikan sumbangsih terbaik demi Flores Timur tercinta.

Penulis: Teken
Editor: Mikael Riberu

News Feed