oleh

Ratusan Orang di Flotim Positif HIV/AIDS Tertinggi Di Kec. Larantuka

Zonalinenews.Com-Larantuka, Sebanyak 385 orang warga di Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara (NTT) dinyatakan positif HIV/AIDS.

Dari angka tersebut, penyebaran tertinggi di Kecamatan Larantuka sebanyak 104 orang pengidap HIV/AIDS. Terendah di Solor Timur, yakni 6 orang.

Sementara penyebaran dari jenis pekerjaan didominasi ibu rumah tangga (IRT).

Selanjutnya simak data berikut:

Data Perkembangan HIV/AIDS 1997-2021:

1997:1, 2002:2, 2003:1, 2004:2, 2005:1, 2006:3 2007:8 2008:8, 2009:10, 2010:14., 2010:14, 2011:19, 2012:32, 2013:38, 2014:42, 2015;27, 2016:33, 2017: 25, 2018: 47, 2019:32, 2020:35 dan 2021: 385 orang.

Angka Kumulatif Perkembangan/Tahun dari tahun 1997-2021:

1997:1, 2002:3, 2003:4, 2005:7, 2006:10, 2007:18, 2008:26n 2009:36, 2010:50, 2011:69, 2012:101, 2013:139, 2014:181, 2015:208, 2016:241, 2017:266, 2018:313, 2019:345, 2020:380, dan 2021:38 orang

Data HIV/AIDS Berdasarkan Jenis Kelamin
AIDS:
Laki-laki:200-Perempuan:118

HIV:
Laki-Laki: 25-Perempuan: 42

Mati:
Laki-laki: 100 -44

Hidup
Laki-laki:121 – Perempuan 120.

Berdasarkan Penularan:
Heteroseksual: 363, ibu ke anak: 22

Berdasarkan Status Pekerjaan:
IRT:116, Petani:62, Eks perantau:42, Swasta:56, Belum Bekerja:24, Sopir:19, PNS:15, Ojek:9, PSK:6, Buruh:5, Belum Bekerja:10, Nelayan:11, Tukang:2, Pedagang:2, Polisi:2 dan Pelajar:4

Berdasarkan Kelompok Umur:
26-30:89, 31-35:78, 36-40:63, 41-45:38, 46-50:25, 50 thn ke atas: 23, 21-25:40, 0-5:18, 16-20:7, 6-10:3, dan 11-15:1 orang.

Melihat tren kasus HIV/AIDS di Flotim, KPA setempat menelurkan 6 Isu Strategis Penanggulangan:
1. Pemberdayaan Peran Perempuan dan Perlindungan Anak.
Menjadi Fokus Perhatian mengingat kasus HIV dan AIDS pada kalangan Ibu Rumah Tangga yang cukup dominan dan jumlah anak bayi terinfeksi HIV juga semakin bertambah.

Data juga menunjukan resiko penularan lebih dari 90% diakibatkan karena hubungan seks, yang mulanya terjadi infeksi di kalangan pengguna jasa seks dan kemudian dibawa masuk ke dalam keluarga.

Untuk itu, perlu membentengi kaum perempuan dengan informasi yang benar termasuk keberpihakan pemberdayaan kaum perempuan mengingat sebagian besar perempuan masih menjalankan peran ganda dalam keluarga.

Sumber data: KPA Flotim, Jum’at, 18 Juni 2021.
Bersambung…. (*tim)

News Feed