oleh

Polemik Kekosongan Wabup Ende,Tak Ada Jawaban Pasti dari Partai Koalisi

Zonalinenews.Ende-
Kekosongan posisi Wakil Bupati Kabupaten Ende terus menuai kontroversi,kelambanan partai-partai didalam koalisi MJ (Marsel-Djafar)menjadi perbincangan hangat dan pertanyaan dimasyarakat apakah ini permainan Elit Politik?

Kursi Wakil Bupati Ende sudah lama kosong setelah Bupati Marsel Petu meninggal dunia setahun lalu.

Djafar Ahmad yang semula wakil bupati langsung naik menjadi bupati secara otomatis terhitung sejak tanggal 8 September 2019 tetapi hingga saat ini kekosongan tetap berlangsung.

Daniel salah satu tokoh masyarakat kabupaten Ende saat ditemui Zonalinenews ditaman renungan kamis (10/06/21) menceritakan dirinya sangat prihatin dengan kekosongan kursi wakil bupati saat ini.Sebagai masyarakat dirinya sangat prihatin dengan bupati Djafar yang saat ini yang lagi bekerja sendiri mengurus kabupaten dengan wilayahnya yang sangat luas.

“Pertanyaan saya kenapa tidak di isi, jangan-jangan ada kepentingan Elit politik dikoalisi MJ jilid 2,”tuturnya.

Ia berharap kepada partai-partai koalisi Mj jilid 2 segera memproses dan tinggalkan segela keegoan, kepentingan baik itu pribadi maupun golongan ,biar roda pemerintahan dibumi pancasila ini berjalan secara dam maksimal.

Bupati Djafar saat ditanyai zonalinews beberapa lalu mengenai kekosongan tersebut, meyampaikan Pemerintah Kabupaten Ende(pemkab) telah menanggapi sesuai prosedur dengan menyurati partai-partai koalisi dan meminta partai koalisi mengusul nama calon dan secepatnya diproses.

Ia menambahkan pihaknya sudah bekerja sesuai prosedur dan tidak pernah mempersulit justru sebaliknya,saya menginginkan kekosongan ini segera terisi.

Hal serupa juga juru bicara koalis MJ jilid 2 kadir Mosa Basa saat ditemui media dikediamannya beberapa bulan lalu mengatakan partai koalisi sudah melakukan pertemuan beberapa kali namun sampai saat ini belum ada kepastian karena salah satu dari koalisi mj mengundurkan diri saat pertemuan ketiga di aula hotel syfa beberapa bulan lalu.

“Terkait kendala ini kita juga sudah konsultasi dengan kemendagri namun jawabanya tidak bisa,minimal dalam koalisi mj semuanya harus sepakat,”ujarnya.

Ia menambahkan saat ini koalisi tengah mencari solusi,dan ia meminta agar semua partai koalisi tinggalkan ego dan secepatnya mengisi kekosongan jabatan wakil bupati.(Oby Tani*)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT