oleh

Peran Korem 161/Wira Sakti dalam Mencegah Berita Hoax di Media Sosial

Zonalinenews-Kota Kupang, – Dalam acara Ta Bongkar yang di bawakan oleh presenter TVRI Baby Nailius, tampil sebagai Narasumber Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M dengan tema “Peran TNI (Korem) dalam Mencegah Berita Hoax di Media Sosial” yang bertempat di Studio 2 TVRI Stasiun NTT di jalan W.Z. Lalamentik Oebufu, Kota Kupang, Senin, 28/06/2021.

Orang nomor satu di tubuh Korem 161/Wira Sakti itu mengingatkan bahwa hoax sesungguhnya tidak benar namun dibuat seolah-olah benar sehingga membuat pembaca atau pendengarnya mempercayai berita tersebut.

” Kita tahu bahwa Hoax itu adalah kabar, informasi, berita palsu atau bohong. Informasi yang sesungguhnya tidak benar tetapi dibuat seolah-olah benar. Usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu. Berita bohong atau informasi palsu atau berita dusta secara pribadi kita suka tidak? Berita palsu itu kadang-kadang kita manusia biasa itu lebih suka berita-berita bohong seperti membuka aib orang lain seperti Bad News Good News,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa di tubuh TNI khususnya di Korem 161/Wira Sakti sudah adanya edukasi kepada semua anggota agar tidak membagikan berita yang belum terbukti kebenarannya.

 

” Saya selaku Komandan Korem 161/Wira Sakti memberikan contoh kepada masyarakat supaya masyarakat tahu TNI itu tidak bohong baik itu perkataan, perbuatan maupun tingkah laku. Banyak kejadian-kejadian di TNI sendiri, contoh di kejar-kejar tugas kemudian terburu-buru sehingga akhirnya menyakiti orang lain. Hal-hal demikian kalau kita tidak baik, itu beritanya pasti cepat muncul kenapa karena TNI banyak di sukai sama masyarakat. Kembali lagi tadi seperti Bad News Good News yang suka berita-berita tidak baik,” terangnya.

Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen Legowo juga menjelaskan bahwa banyak kegiatan positif yang telah dicanangkan oleh pimpinan dan telah berlangsung yang langsung bersentuhan dengan masyarakat umum, contohnya adalah program ketahanan pangan seperti budidaya ikan lele, ayam Jawa super, kegiatan menanam dan juga komunikasi sosial dengan tokoh-tokoh setempat.

“kami banyak kegiatan-kegiatan/program-program yang dikeluarkan sama pimpinan, contohnya ketahanan pangan seperti memilihara ayam Jawa Super, ternak kambing, budidaya lele, itik dan tanaman-tanaman lainya. Kemudian kegiatan-kegiatan lain seperti komunikasi sosial dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dengan Pemerintah Daerah, pelaku ekonomi sehingga berita-berita yang keluar itu masyarakat tahu bahwa kegiatan TNI itu sangat membantu lingkungan.
Kami ada Staf Penerangan Korem untuk menghimpun kegiatan-kegiatan dan akan dipublikasikan, itulah salah satu untuk membuat masyarakat tahu bahwa TNI itu kegiatannya tidak semuanya berupa kegiatan militer,” tambahnya.

Diakhir diskusi acara Ta Bongkar ini Komandan Korem 161/WS Brigjen TNI Legowo menghimbau kepada seluruh anggota Korem 161/Wira Sakti yang ada di wilayah masing-masing termasuk yang ada di perbatasan RI-RDTL baik yang di Sektor Barat atau Sektor Timur agar menggunakan handphone untuk memberi dan menerima informasi namun harus bijak dalam menilai informasi tersebut.

” Saya yakin dan percaya gunakan handphone sesuai dengan fungsinya yaitu untuk mendapatkan informasi dan untuk memberikan informasi. Kita harus bisa membedakan informasi mana yang Hoax dan mana yang berguna untuk diri sendiri, berguna untuk keluarga dan berguna untuk instansi yang kita tempati. Bijaklah dalam menilai informasi oleh karena itu mari seluruh anggota Korem gunakan medsos yang baik,” tutupnya.

Sementara itu Presenter TVRI Baby Nailius juga berharap agar TNI sebagai garda terdepan selalu menjunjung tinggi empat Pilar Kebangsaan dan terus berkomitmen mempertahankan Indonesia dari oknum, kelompok atau golongan yang berkeinginan menggoyang empat pilar kebangsaan tersebut.

” TNI sebagai garda terdepan dan sekaligus sebagai benteng terakhir bangsa harus senantiasa menjunjung tinggi komitmen untuk mempertahankan dan membela keempat pilar Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang menjadi konsensus dasar dalam berbangsa dan bernegara. Dengan demikian TNI akan tetap konsisten dan berkomitmen menindak tegas oknum-oknum, kelompok maupun golongan tertentu dalam masyarakat yang berkeinginan untuk menggoyang empat pilar yang sudah menjadi konsensus bangsa ini,” ungkapnya saat diskusi Live di TVRI.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Pgs. Kepala Penerangan Korem 161/Wira Sakti Kapten Inf Dafrian, S.S. dan Stafnya mendampingi Komandan Korem 161/Wira Sakti. (Tim*)

News Feed