oleh

Lurah Nunleu dan Fontein Tegaskan Rumah Alm. Anace Djara Dibangun di Tanah Pemkot

Zonalinenews-Kota Kupang, – Lurah Nunleu, Godlief Silvester, SH dan Lurah Fontein, Yosef Suhardin, S.Sos., Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Provinsi NTT melakukan penunjukan batas wilayah antara Kelurahan Nunleu dengan Kelurahan Fontein, Jumat (04/06/21)

 

Penunjukan ini berdasarkan batas sertifikat tanah milik Alm. Sakarias Hendrik dengan batas sertifikat tanah milik dengan Alm. Anace Djara.

 

Kepada wartawan Lurah Nunleu dan Lurah Fontein mengatakan bahwa rumah yang di swadayakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang lewat bantuan bedah rumah untuk Alm. Anance Djara benar dibangun berdasarkan batas tanah milik pemerintah Kota Kupang.

 

 

“Jadi sejarah sesungguhnya keluarga Alm. Anance Djara tidak memiliki tanah, tidak punya rumah. Dan ini pemerintah menyadari bahwa itu tanah milik pemerintah Kota Kupang yaitu tanah bekas pekuburan. Dan sebelum itu juga saya sudah koordinasi dengan Lurah Nunleu, pada tahun 2019 itu ada pemecahan sertifikat dan menurut BPN  yaitu tepatnya yang dibangun pemerintah. Jadi tidak ada kelebihan tanah 3 atau beberapa meter seperti menurut penggugat,” ungkap Lurah Fontein.

 

Sementara itu Godlief Silvester, SH selaku Lurah Nunleu membenarkan pernyataan Lurah Fontein serta menambahkan bahwa batas tanah keluarga Hendrik sesuai dengan pemecahan sertifikat yang telah ditandatanganinya.

 

“Jadi batas ini (sambil menunjukkan batas pagar depan) sesuai dengan apa yang ditunjuk oleh keluarga Hendrik berbatasan dengan pekuburan Fontein yang mana gambar ukurnya saya tandatangan sesuai dengan apa yang diketahui oleh keluarga Hendrik dan mereka meminta pemecahan sertifikat,” kata Lurah Nunleu.

 

Kepada wartawan keduanya berharap agar tidak terjadi lagi polemik seperti ini karena batas tanah sudah jelas.

 

” Karena semua batas tanahnya sudah jelas, Jadi harapannya tidak ada polemik lagi kedepannya,” Harap Lurah Fontein diamini Lurah Nunleu. (Tim*)

News Feed