oleh

Kapolres Metro Jakarta Pusat : Data Lapangan Warga Positif Covid – 19 Jauh Lebih Kecil

ZONALINENEWS.COM – JAKARTA, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol, Hengki Haryadi mengatakan, menginisiasi dibentuknya Posko bersama Tiga Pilar yang terdiri dari Polres Metro Jakarta Pusat, Kodim 0501 Jakarta Pusat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat di area Monas Jakarta Pusat.

Menurutnya, terbentuknya Posko bersama Tiga Pilar tersebut karena ada ada temuan perbedaan data angka warga positif Covid – 19 di lapangan dan data yang ada di wabsite corona.id Dinas Kesehatan. Sehingga Tiga Pilar beberapa waktu lalu melakukan rapat koordinasi.

“Data lapangan warga Jakarta Pusat yang positif Covid – 19 itu jauh lebih kecil dari pada data yang ada di wabsite corona.id,” kata Hengki kepada wartawan di Kawasan Monas, Senin 21 Juni 2021.

Selain itu, Hengki mengungkapkan, Tiga Pilar juga menemukan kejadian di Kelurahan Kebun Kelapa Gambir, saat itu yang terdata di puskesmas positif aktif 18 orang. Namun, ketika diverifikasi oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, 10 telah sembuh tapi tidak tercatat di wabsite corona.id.

“Padahal masyarakat yang pernah terpapar Covid – 19 dan dan menjalani perawatan di RS Wisma Atlet itu sudah mengantongi surat negatif Covid – 19,” jelasnya.

Hengki menduga, di wilayah lain yang ada di Jakarta Pusat juga ada kejadian serupa.

“Kemudian hasil rapat koordinasi Tiga Pilar bahwa data yang ada di Dinas Kesehatan DKI Jakarta maupun wabsite corona.id ini berdasarkan KTP. Karena kita juga menemukan fakta warga yang terpapar positif Covid – 19 memang KTP Jakarta Pusat, tapi warga itu sudah tidak lagi berdomisili di Jakarta Pusat,”

“Artinya data tersebut yang kami peroleh tidak ril. Sehingga dengan ada Posko bersama Tiga Pilar ini kita harus memilih data ril di lapangan. Sehingga pendataan di satu wilayah itu juga tepat sasaran,” ungkap Hengki.

Dia menjelaskan, kesalahan data tersebut bisa jadi penyebab ketakutan bagi warga.

“Mari kita bersinergi untuk sama – sama mencegah penyebaran Covid – 19 di wilayah Jakarta Pusat,” kata Hengki.

Hengki menambahkan, penugasan piket di posko Tiga Pilar dilakukan setiap hari.

“Yang pikit disini ada petugas dari Pemerintah, Polres Metro Jakarta Pusat dan Koramil untuk sama – sama menganalisis. Sebab, ini akan berpengaruh pada strategi yang akan kita lakukan. Apakah daerah tersebut sebagai zona merah, zona Kuning atau mikro lockdown sebagainya,” paparnya. (*una)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed