oleh

Bupati Lembata “Tutup Transportasi”, Batasi Pelaku Perjalanan

ZONALINENEWS.COM, LEWOLEBA – Menekan angka penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Lembata – Nusa Tenggara Timur (NTT), Bupati Eliaser Yentji Sunur menutup akses transportasi dari dan ke Lembata.

Langkah proteksi tersebut, dituangkan dalam surat edaran Nomor: BU 550/1347/PEM/VI/2021 tentang penutupan akses transportasi dari dan ke Kabupaten Lembata, terhitung Minggu 27 Juni hingga 14 Juli 2021 mendatang.

Selain bertujuan mencegah penyebaran Virus Covid-19, juga bentuk pemulihan ekonomi kabupaten tetangga Flores Timur ini.

Meski kebijakan bupati dibilang ketat, namun tidak sepenuhnya. Terdapat pengecualian bagi transportasi kapal BBM dan logistik yang diijinkan berlayar seperi biasa.

Perlakuan khusus diberikan pula kepada pelaku perjalanan masuk dan keluar Lembata.

Pelaku perjalanan dimaksud, dengan keperluan mendesak seperti: perjalanan dinas, rujukan pasien, kunjungan duka keluarga, ibu hamil yang didampingi anggota keluarga, kepentingan persalinan dan pegiat kemanusiaan dengan terdahulunya diwajibkan menunjukan hasil negatif rapid antigen atau swab PCR.

Hal serupa, diberlakukan juga kepada pegguna jasa transportasi udara dari dan keluar Lembata, wajib menunjukan hasil negatif Rapid.

Memaksimal kewaspadaan, Sunur politisi Golkar yang telah memerintah selama dua periode ini, menginstruksikan kepada Satgas covid – 19 dan pemulihan ekonomi, pimpinan OPD dan para camat untuk mensosialisasikan kepada seluruh ASN di wilayah masing-masing.

Bupati juga, meminta mengaktifkan kembali posko-posko di wilayah pesisir, yang diindikasikan sebagai pintu masuk ke kabupaten Lembata dan posko penanganan covid-19 di pelabuhan laut Lewoleba, penyebrangan ASDP Waijarang, pelabuhan Balauring dan pelabuhan Wulandoni.

Reporter: Rita Senak
Editor: Mikael Riberu.

News Feed