oleh

Uang Pribadi, Dirut TASPEN Bantu 50 Juta, Ribka Niti Menangis Terharu


Zonalinenews.Com, Larantuka
-Direktur Utama PT. TASPEN, Antonius N.S Kosasih beserta para Direksi memberikan bantuan  uang tunai sebesar Rp.50.000.000-, (lima Puluh Juta Rupiah) kepada Ribka Nitti usai Kosasih melihat dan mendengar cerita pilu yang menimpa sang guru melalui sambungan vidio call selular dipandu Branch Manager wilayah Flores-Lembata Rofi Farih Senin, 24 Mei 2021 di kediaman Ribka, Kelurahan Lohayong-Kec. Larantuka-Kabupaten Flores Timur-Nusa Tenggara Timur.


Didampingi Farih, Ribka Nitti 59 th mengungkapkan keluh-kesah persoalan yang melilitnya secara gamblamg kepada Dirut Anton,  saat itu juga dihadiri sang suami Yan Raga Kelen, pengacara Theodorus Wungubelen dan ketua ormas KRBF (Koalisi Rakyat Bersatu Flotim) Sarina Roma Kia serta sejumlah wartawan.
Ketika berkomunikasi Dirut PT. TASPEN Anton  Kosasih menyampaikan keprihatinannya dengan permasalahan yang dialami Nitti. Berangkat dari keprihatinan tersebut, Kosasih beserta rekan dari Taspen memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp. 50.000.000,-Kosasih berharap Nitti mendapat penghargaan. Dia juga mendoakan apa yang diperjungkan guru SD ini bisa berhasil. 
Menurutnya,  PT. Taspen tidak bisa mengintervensi pemerintah setempat. Data yang diterima sesungguhnya berasal dari pemerintah daerah. 
“Kami prihatin. Saya dan teman-teman akan  membantu ibu secara pribadi kami serahkan uang 50 juta itu murni pribadi saya beserta teman-teman Taspen yang ada di Flores. Kami berharap orang-orang yang mengabdi seperti ibu bisa mendapat penghargaan, kami ikut berdoa supaya hasil terbaik perjuangan ibu dan rekan-rekan dapat di peroleh. Maaf, kami tidak bisa mengintervensi Pemerintah Daerah, karena kami menerima data dari Pemerintah Flotim sehingga kami memberikan surat sesuai rekomendasi dari pemerintah setempat. Saya berharap persoalan yang semntara di perjuangkan di Kabupaten cepat diselesaikan ya” Sebut Dirut Taspen Anton Kosasih. 
Sementara Rofi Farih Branch Manager Ende mengatakan, pihaknya sangat menghargai proses yang sedang berjalan. Ia juga berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban  bagi Ibu Ribka dan keluarga.
“Kami dari PT. TASPEN Wilayah Flores-Lembata bersama bapak Kosasih pimpinan PT. TASPEN pusat menghargai proses yang sedang berjalan. Bapak Kosasih juga memberikan bantuan secara pribadi kepada ibu Ribka sebesar 50 juta , harapan Bapak Dirut, semoga dengan bantuan 50 juta dapat meringankan beban ibu Ribka dan keluarga” terang
Diketahui, Ribka Nitti, S. Pd melaksanakan tugas sebagai seorang guru kelas aktif pada SD Inpres Balela-Larantuka tiba-tiba mendapat SK Pensiun tanpa informasi  MPP (masa persiapan pensiun) dari dinas PKO pada tanggal 13 Januari 2021. Di sana, ia diberitahu telah pensiun sejak 4 Februari 2020. 
Karena tidak mendapat informasi sebelummya, maka Ribka diwajibkan mengembalikan uang negara terhitung sebagai hutang sebesar sebesar Rp. 36.113.500. Angka tersebut, kumulatif selama 10 bulan gaji yang diterimanya Februari 2020 hingga Desember 2020. Karena tidak meiliki uang dengan jumlah dimaksud, dengan sangat terpaksa uang Taspen sebesar Rp 22.123.500 dipotong menutupi hutangnya.Kendati demikian, dia masih memiliki hutang kepada negara sebesar Rp. 14.000.000,-. Menutupi kewajiban tersebut dia diminta mencicil sebesar Rp.300.000,- / bulan.
Dalam Dapodik, Ribka Nitti pensiun pada 2022. (*Tim).