oleh

Pasutri di Kampung Ambon Jakarta Diyatakan Sebagai Bandar Narkoba

ZONALINENEWS.COM – JAKARTA, Dari hasil pemerikasaan Polres Jakarta Barat, sebanyak tujuh tersangka yang ikut diamankan pada saat pengebrekan di Kampung Ambon Komplek Permata, Kedaung Kali Angke, Cengkareng Jakarta Barat pada Sabtu 8 Mei 2021 kemarin, 2 orang FPR 27 th dan GNS 25 th yang diketahui sebagai pasangan suami istri (Pasutri) tersebut dinyatakan sebagai pengedar Narkoba. Sedangkan 5 lima orang lainya dinyatakan sebagai pengedar.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan saat konfrensi pers di Polres Jakarta Pusat, Senin 10 Mei 2021 sekira punk 03.00 WIB. Menurut dia, 20 orang lain yang ikut diamankan polisi ketika penggebrekan tersebut ketika dicek urine positif Narkotika.

“Sebanyak 20 orang tersangka ini direhabilitasi,” ungkap Yusri.



Dia mengatakan, Kampung Ambon tersebut sudah lama dijadikan tempat perdangangan narkoba.

“Memeng Kampung Ambon ini sejak lama jadi tempat peredaran Narkoba di Jakarta Barat,” kata Yusri.

Selain itu, ungkap dia Kampung Ambon tersebut sudah sering dilakukan penggebrekan oleh Polisi.

“Ada tiga orang bandar besar di Kampung Ambon ini sudah ditangkap polisi. Tapi dengan ditangkapnya ketiga bandar besar ini yang membuat merek mengedarkan narkoba di daerah itu dengan cara terpecah – pecah,” katanya.

Dia menjelaskan, dari hasil pengebrekan polisi berhasil mengamankan barang bukti narkotika berupa Sabu, Bong Atau Alat hisap sabu, Ganja, tembakau Sintetis dan Ekstasi.

“Jadi Ganja dengan berat 130, 17 gram, 16, 74 gram, Tembakau Sintetis dengan berat 6, 77 garam, 115 bong atau alat hisap sabu 16 unit timbangan elektrik, 1 buah alat hisap sabu yang di dalam masih tersisa sabu bekas pakai dan 1 butir pila Ekstasi,” tutup Yusri. (*una)













Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed