oleh

Kadis P dan K Kabupaten Kupang, Bantah Terima Surat Tembusan Pemecatan John Bessi

Zonalinenews-Kupang,- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis P dan K) Kabupaten Kupang, Imanuel M.E Buan, membantah bahwa dirinya tidak pernah menerima surat tembusan dari Kepala Sekolah (Kepsek) SD Inpres 2 Tarus, Martha Lede Bela, Spd, di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. terkait pemecatan sepihak terhadap penjaga sekolah, John Gabriel B Bessi tanggal 13 Februari 2021.

Pernyataan itu disampaikan Imanuel saat diIkonfirmasi wartawan , Jumat (7/5/2021).

Imanuel M.E Buan membantah bahwa tidak pernah menerima surat tembusan dari kepsek terkait pemecatan penjaga sekolah SD inpres Tarus 2, sebagaimana dikatakan Kepsek Marta Lede Bela.

“Saya belum terima surat itu”. Kata Imanuel via pesan WA.

Surat pemberhentian sepihak dan diduga tidak prosedural dari Kepsek SD Inpres Tarus 2, Martha Lese Bela, SPd, tanpa mengindahkan ketentuan aturan dan mempertimbangkan jasa dan pengabdian jhon selama 17 tahun lebih ini, rupanya menuai sorotan dan keprihatinan berbagai pihak.

Pemerhati dan pengamat dunia pendidikan, Jitro Ati, M.Pd, angkat bicara dan menuding Kepsek terlalu memposisikan dirinya sebagai “penguasa” dan mengangkangi aturan yang berlaku tanpa mempertimbangkan jasa maupun pengabdian JGB sebagai orang kecil dan pegawai rendahan.

“Saya sangat prihatin dengan tindakan Kepsek, yang terlalu egois dan tidak mencerminkan rasa kemanusiaan terhadap pegawai rendahan serta menabrak ketentuan aturan yang berlaku. Apalagi tidak perna melakukan peringatan tertulis maupun perlakuan sanksi sebagaimana aturan yang berlaku”. Kritiknya.

Dirinya secara tegas meminta perhatian dan sikap Kepala Dinas P dan K Kabupaten untuk memperhatikan persoalan ini secara serius dan mempertimbangkan nasib maupun jasa pengabdian JG B selama 17 tahun.

Hal yang sama disampaikan Advokat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT, Zet Missa, SH, saat diminta tanggapannya Minggu9 Mei 2021.

“Saya kira kasus ini perlu disikapi secara serius, apalagi menimpa seorang pegawai rendahan yang sudah mengabdi selama 17 tahun lebih. Dari LBH kami siap mendampingi dan memperjuangkan nasib sang penjaga sekolah Jhon, jika diberi kepercayaan dari korban untuk memperjuangkan hak – haknya sekaligus menggugat surat pemecatan sepihak sang Kepsek”. Tegasnya.

Sementara Kepala SD Inpres 2 Tarus, Martha Lede Bela, Spd, saat ditanya media ini terkait surat tembusan pemecatan yang dikrim ke Kadis P dan K Kabupaten Kupang, mengatakan sudah mengirim dan ada tanda terimannya.

“Saya sudah kirim ke Dinas P dan K Kabupaten Kupang. Ada tanda terimanya, tapi saya simpan di sekolah.”Ujar Martha.

Pernyataan Kepsek ini sangat berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan Kadis P dan K, bahwa dirinya belum menerima surat tembusan tersebut.(*tim)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed