oleh

Tanah di Pagar Panjang dan Danau Ina Milik Ahli Waris Esau Konay

Zonalinenews.com-Kupang,- Fransisco B. Bessi selaku kuasa hukum dari Alm. Esau Konay yakni Johny Army Konay, SH, MH Marten Soleman Konay menyatakan bahwa lahan seluas 350 hektare (ha) lebih, di Pagar Panjang, Kelurahan Liliba dan Danau Ina di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT) adalah sah milik kliennya sesuai Putusan Pengadilan Negeri Kupang No. 65/PDT.G/1993/PN.KPG, tanggal 20 November 1993 dan Putusan Pengadilan Negeri Kupang No. 70/PDT.G/2005/PN.KPG jo Putusan Pengadilan Tinggi Kupang No. 93/PDT/PTK/2006 jo Putusan Kasasi Mahkamah Agung R.I. No. 1293 K/PDT/2009, hal ini di sampaikannya dalam jumpa pers dengan awak media yang berlangsung di kediaman (alm) Esau Konay, Sisco demikian sapaan akrabnya di dampingi oleh Johny Army Konay, SH, MH yang saat ini masih menjabat Wakil Bupati Kabupaten TTS dan Marten Soleman Konay.

“Keluarga Kolloh dan Samadara sudah kalah Perkara sesuai Putusan Pengadilan Negeri Kupang No. 65/PDT.G/1993/PN.KPG, tanggal 20 November 1993 antara Esau Konay sebagai Penggugat melawan Yunus Daniel Samadara dan Felipus Kolloh sebagai Tergugat yang di menangkan oleh Esau Konay dan telah berkekuatan hukum tetap hal ini juga berlaku dalam sudah tertuang dalam Putusan Pengadilan Negeri Kupang No. 70/PDT.G/2005/PN.KPG jo Putusan Pengadilan Tinggi Kupang No. 93/PDT/PTK/2006 jo Putusan Kasasi Mahkamah Agung R.I. No. 1293 K/PDT/2009 antara Para Pihak Yunus Daniel Samadara dan Felipus Kolloh sebagai Penggugat/Pembanding/Pemohon Kasasi melawan Ir. Dominggus Konay sebagai Tergugat/Terbanding/Termohon Kasasi yang di menangkan oleh Ir. Dominggus Konay sebagai Ahli Waris dari Esau Konay,” ujar Sisco Bessi.

Sementara itu Army Konay Wakil Bupati TTS aktif mengatakan
Ia adalah salah satu pemegang kuasa atas tanah tersebut dan ia datang bukan dalam kapasitasnya sebagai wakil bupati melainkan sebagai anggota keluarga, alm.esau konay.

“Saya hadir di sini sebagai keluarga konay bukan sebagai wakil bupati, dan warisan tanah leluhur ini sebagai ulayat warisan sejarah dari kota kupang bahkan obyek ini sudah kami menangkan bahkan dengan kekuatan hukum yang tetap, ingatlah hukum adalah panglima tertinggi di negara ini,”tegas Army Konay.

Hal ini juga sekaligus membantah Pengakuan ahli waris Victoria Anin, Vidoris Frans Samadara , Yafet Kolloh, Victoria Samadara dan Adriana Samadara. Dalam konferensi pers di Hotel Sotys Kupang, Minggu, 28 Maret 2021, ahli waris yang didampingi kuasa hukumnya dari Tim Kopi Johny (Hotman Paris), M. Rikardus Joka dan Kores Tambunan mengatakan, berdasarkan silsilah garis lurus keatas, Victoria Anin sebagai ahli waris Konay yang sah. 

“Hak kepemilikan ahli waris Victoria Anin ini berdasarkan putusan pengadilan negeri/swapradja Kupang Nomor 8 tahun 1951 tanggal 25 Mei 1951 dan disahkan oleh pengadilan tinggi/banding gubernur Sunda Kecil Bali, dan putusan Nomor 19 Tahun 1952 tanggal 28 Agustus 1952 antara Victoria Anin melawan Bertolomeus Konay, juga putusan MA Nomor 63 K/PDT/1953 tanggal 31 Agustus 1955,” ujar kuasa hukum, Rikhardus Joka kala jumpa pers beberapa saat lalu.(*RR/Jawit)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed