oleh

PT BPR Flotim “Tabrak” Aturan Presiden Jokowi

Zonalinenews.Com, Larantuka. Polemik yang terjadi di Kabupaten Flores Timur, saat Covid 19 yang melanda Masyarakat secara Global terkhususnya di daerah terpencil Kecamatan Adonara Timur, Waiwerang dialami juga oleh sepasang Suami istri Berinisial V dan N.

Pasalnya menurut V dan N pasangan Suami istri ini adalah Warga Desa biasa yang punya pekerjaan sebagai Wiraswasta murni dalam usaha perbengkelan.

Menurut V istrinya awal mereka adalah Nasabh BPR yang sudah Cukup lama, tetapi saat ini peminjaman untuk modal usaha kami sebesar kurang lebih 7 juta, masa pengembalian interval 3 tahun.

“Saat kami pinjam awal tahun 2020 pada Februari setoran kami 415 perbulan, terus terang pada saat Covid usaha kami tidak bisa berjalan, karena usaha perbengkelan kami tidak dapat Job, dilarang mengumpulkan masa saat Pandemik Covid-19,

Yang menjadi pertanyaan saya dan suami mengapa sudah ada aturan yang di keluarkan oleh Presiden Jokowi bahwa Covid-19 ini berdampak pada Ekonomi masyarakat, tetapi kami tidak mendapatkan kemudahan itu, tetapi dengan tegas petugas Bank BPR mengatakan itu berlaku beberapa bulan saja dan sekarang sudah dicabut aturan itu,
Memangnya Covid 19 tidak ada dampaknya sama sekali bagi kami?,” tanya V dan N saat di wawancarai Zonalinenews.

“Tak hanya itu, dengan kekesalan pegawai BPR mengatakan kepada kami bahwa kami akan sita aset Anda kalau tidak membayar Angsuran setoran,” Tutur V dan N kepada Zonalinenews.

Kenapa pegawai BPR begini tidak punya etika yang baik saat menagih, mereka sudah menabrak aturan Presiden Jokowi,”Tandas Debitur V di kediamannya Jumat 26 Pebruari 2021.

Terpisah Media Zonalinenews mengkonfirmasi atas pernyataan dari Debitur V dan N Direktur PT BPR Bina Usaha Dana Kabupaten Flores Timur, Monika Irene Fernandez mengatakan kepada Zonalinenews melalui pesan WhatsApp, kami akan Cross cek dengan data rill debitur yang bersangkutan dan terkait Debitur ini pihak Bank akan memberikan klarifikasi setelah data rill ini di kumpulkan,”tutur Direktur PT BPR Bina Usaha Dana Kabupaten Flores Timur M.Irene Fernandez.

Saat ditelusuri media Zonalinenews apakah Sudah sesuai SOP dari pihak PT BPR tentang keterlambatan pembayaran angsuran nasabah/debitur mengapa pihak PT BPR lakukan Sita memangnya sudah tidak ada cara lain seperti Resceduling ataupun solusi yang lain sehingga tidak membuat nasabah/debitur menjadi resah,
Direktur BPR Bina Usaha Dana Kabupaten Flores Timur Irene Fernandez enggan berkomentar dan tidak merespon kepada Zonalinenews.(*Ritha Senak)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed