oleh

Di Tengah Pandemi Covid-19, Bisnis Properti di NTT Masih Menjanjikan

Zonalinenews.com- Kupang,- Di tengah situasi pandemi Covid -19 saat ini, tentunya menghantam berbagai sendi nadi perekonomian dan bisnis, tak terkecuali bisnis properti, dalam hal ini jual beli rumah. Namun kabar baiknya, pada bulan Maret 2021 mendatang, pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) melonggarkan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan Properti menjadi paling tinggi 100 persen.

Dengan kata lain, konsumen bisa mendapat kredit pemilikan rumah (KPR) dengan down payment (DP) 0 persen. Aturan ini berlaku mulai bulan Maret 2021, bersamaan dengan aturan DP 0 persen bagi pembelian motor dan mobil baru.

Menurut CEO Sejahtera Group, yang juga selaku Direktur PT. Pembangunan Sehat Sejahtera, Bobby Lianto yang di temui di ruang kerjanya, Senin ( 22/02/2021 ), mengatakan hal ini tentunya menjadi angin segar, dimana Presiden Joko Widodo dalam pidatonya saat peringatan hari Imlek Nasional 2021 lalu, meminta agar bisnis properti terus digalakkan, karena bisnis properti merupakan lokomotif perekonomian yang membawa begitu banyak gerbong ikutan dalam pelaksanaannya.

“Saya sangat mengapresiasi pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo, dimana pemerintah terus mendorong pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR, dengan rumah regulasi DP nol persen ini merupakan berita baik, seiring dengan kebijakan DP nol persen bagi kendaraan bermotor,”ujarnya.

Menurut Bobby, langkah ini sangat tepat, karena pemerintah terus mensubsidi masyarakat dengan menurunkan DP atau Down Payment dari 10% ke 5 % bahkan kini sudah menjadi 0%, hal ini tentunya memudahkan warga untuk membeli rumah impian mereka.

Ia menambahkan bahwa pemerintah menyadari betul, bisnis properti ini merupakan salah satu lokomotif perekonomian di indonesia, dimana salah satu yang dapat memberikan stimulus pasar yang besar bagi ekonomi lokal adalah sektor properti.
Seperti diketahui bahwa bisnis properti dapat menggerakan paling tidak 174 industri terkait sampai dengan industri segmen UMKM. Dengan demikian maka industri-industri lokal dapat bergerak untuk menopang perekonomian nasional.

“Pemerintah menyadari dengan memberikan kemudahan DP nol persen di bidang properti khususnya rumah bersubsidi, akan kembali menstimulus konsumen untuk memiliki rumah, sekalipun kondisi ekonomi saat ini masih lesu akibat wabah Covid – 19, analogi mudahnya saja, jika sebuah kawasan perumahan di bangun, maka otomatis developer akan membeli lahan, maka tuan tanah, mendapat uang, saat memsuki perencanaan, ada arsitek yang mendapat dana, lalu konsultan, operator alat berat, hingga para tukang pelaksana, toko bangunan, mendapat pemasukan untuk kebutuhan mereka, tidak sampai di situ sesudah rumah itu jadi, para pemghuni rumah membuka usaha kios dll., ini tentunya sebuah hal yang sangat baik dalam menggerakkan roda ekonomi,”Alasnya lagi.

Bobby Lianto yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua BPOD atau Badan Pertimbangan Organisasi Daerah REI NTT ini juga menambahkan, Visi merumahkan masyarakat, bukanlah tugas developer atau pengusaha, namun tugas negara, tapi negara tidak bisa bekerja sendirian, untuk itulah pemerintah perlu menggaet pihak yang berkompeten seperti Perumnas ( Perumahan Nasional ), dan juga REI ( Real Estate Indonesia ) dengan kolaborasi ini pemerintah dapat membantu masyarakat untuk memiliki rumah melalui kredit rumah bersubsidi.

Saat ditanya perihal bisnis properti, yang di gelutinya, terkait Pandemi panjang virus corona, yang berimbas pada lesunya penjualan rumah baik rumah bersubsidi atau nonsubsidi, ia mengaku merasakan hal itu, namun masih dalam batas kewajaran, dimana bisnis properti masih bisa selamat, berbanding terbalik dengan bisnis pariwisata yang boleh di bilang luluh lantak akibat pandemi Covid – 19.

“Jujur hampir seluruh lini perekonomian dan bisnis, terkena imbas langsung, namun saya masih bersyukur pandemi ini tidak seratus persen berdampak, tidak seperti bisnis pariwisata dimana banyak pelaku usaha yang kolaps, hal ini dikarenakan kebutuhan papan, selain sandang dan pangan, masih menjadi kebutuhan prioritas,”tuturnya.

Paling terdampak adalah permintaan rumah kelas menengah ke atas, dimana mungkin ada konsumen yang sudah mempunyai rumah dan ingin membeli lagi untuk investasinya, namun karena pandemi banyak konsumen mengurungkan niatnya, hal ini menurut Bobby, berdampak pada penurunan penjualan sebesar 75 % hingga 50 %, Namun bagi warga kelas menengah ke bawah permintaan akan rumah, apalagi rumah bersubsidi masih tetap tinggi.

Setali tiga uang dengan itu, strategi makerting tim Sejahtera Land kepunyaannya juga berubah, dimana jika sebelum pandemi masih ada pameran REI EXPO di tahun 2020 lalu, maka dengan kondisi PSBB saat ini, arah kebijakan marketing merekapun berubah, yakni dengan sistem jemput bola dengan mengunjungi dinas instansi, ataupun lokasi potensial lainnya, sambil memanfaatkan media sosial untuk terus mempromosikan produk properti mereka.

“Tahun lalu masih ada REI EXPO NTT, namun kini pola sudah saya ubah, kita jemput bola, sambil promosikan properti kami, nah.. kebetulan saat ini kami punya tiga Promo Imlek, yakni ; yang pertama promo beli rumah dapat sepeda motor dimana pembeli bisa membayar DP yang meliputi BPHTB, booking fee, akta jual beli dan lainnya sekitar 9 jutaan lalu membuka rekening pada bank rekanan, dan begitu akad rumah dilakukan, pembeli bisa mendapat sebuah sepeda motor,”beber Bobby.

Pilihan yang kedua kata Bobby, ialah pembeli bisa mendapatkan bebas cicilan selama 1 tahun cukup dengan uang muka 9 Jutaan.

“ketiga yakni pembeli kami bebaskan dari uang muka namun cukup membuka rekening bank rekanan sekitar 4 – 5 juta tapi pembeli tersebut tidak mendapat sepeda motor, nah tinggal kembali kepada selera pembeli saja, namun tidak cuma sampai disitu saja, kami masih menyiapkan dua bonus lagi yakni pembeli mendapat voucher makanan chinesse food, serta selama satu tahun pembeli tersebut tidak perlu membayar air, dan dari 30 unit yang ada kini tersisa 20 unit saja, jadi siapa cepat dia dapat,”pungkas Bobby Lianto.(*RR)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed