oleh

Anak Muda Desa Mehona Kecamatan Sabu Liae Lakukan Reboisasi

Zonalinenews-Sabu Raijua,- Minggu (31/01/21) sejumlah pemuda Desa Mehona Kecamatan Sabu Liae Kabupaten Sabu Raijua, NTT melakukan reboisasi di lereng bukit Galla Kappu tepatnya di wilayah dusun 4 dengan menanam anakan pohon.

Kegiatan ini diinisiasi para pemuda desa Mehona dengan dorongan semangat Kepala Desa, Wilfridus Wila Talo, Sp walaupun baru sebulan dilantik namum, mampu membangkitkan semangat anak muda desa tersebut untuk merawat, mencinta akan Desa dan alam sekitar sehingga para pemuda tergerak melakukan penanaman anakan pohon di bukit Galla Kappu.

“Saya selaku pemerintah desa desa Mehona mengucapkan limpah terimakasih kepada teman-teman pemuda-pemudi desa Mehona yang telah berinisiatif demi kemajuan kita bersama,” tutur Wilfridus Wila Talo.

Ia berharap peristiwa seperti ini tidak terjadi kali ini saja. Peristiwa seperti ini harus terus ditingkatkan dan dipertahankan untuk kegiatan selanjutnya.

Kegiatan ini awalnya, kata Wilfridus, berangkat dari keprihatinan pemuda-pemudi desa Mehona yang terbentuk dalam sebuah kelompok Gerakan Perubahan.

Dikatakannya setelah sekian lama tak tersentuh hujan dan beberapa tahun lalu bukit tersebut hangus terbakar hingga menjadi gundul dan berpotensi longsor. Untuk itu, pemuda setempat berupaya agar tidak terjadi longsor dan membangun ekositem menjadi normal kembali.

Ketua Gerakan Perubahan desa Mehona, Lorenz Wike,SH pada kesempatan itu menyampaikan kegiatan ini sebenarnya murni atas dasar keprihatinan dan rasa cinta terhadap desa Mehona.

“Gerakan Perubahan ini murni tanpa bantuan pendanaan dari siapapun, soal anakan untuk reboisasi diambil dari hutan sebelah, lalu kami tanam di hutan ini yang hangus terbakar dari tahun-tahun sebelymnya dan belum ditumbuhi tanaman. Ketika hujuan turun kami tanam anakan,”ucap Lorenz.

Sementara itu, salah satu pemudi desa Mehona, Sepri Yuliana Riwu.S.Kep.Ners yang juga ikut terlibat dalam kegiatan itu menambahkan semua ini dilakukan tidak berdampak sekarang, namum sepuluh atau dua puluh tahun kedepan baru bisa dirasakan.

“Nanti yang merasakan anak cucu kita,” tutur Sepri.(*Magang/Marthen)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed