oleh

KPU Manggarai Diminta Tunda Penetapan Cabup dan Cawabup Terpilih

Zonalinenews-Manggarai,- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Manggarai mengagendakan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai terpilih periode 2021-2025 dilaksanakan Rabu, 23 Januari 2020.

Kendati demikian, partai pengusung paket Deno-Madur melayangkan surat terkait penundaan penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih.
Pasalnya, tim hukum Deno-Madur sedang mengajukan dan mengadu penyelenggara Pilkada ke DKPP terhadap dugaan pelanggaran kode etik dan Peraturan Perundang-undangan.

Surat itu diterbitkan pada tanggal 22 Januari 2021, ditandangani oleh ketua bersama sekretaris dari masing-masing partai pengusung paket Deno-Madur yakni PAN, Demokrat dan NasDem.

“Bersama ini Partai Amanat Nasional, Partai Nasional Demokrat dan Partai Demokrat selaku partai pengusung pasangan calon DR. Deno Kamelus, SH.MH dan Drs. Vicktor Madur dengan ini meminta KPUD Manggarai untuk menunda penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai terpilih hasil Pemilukada 9 Desember 2020” isi surat yang dilayangkan kepada ketua dan komisioner KPUD Manggarai.

Sementara itu, berdasarkan salinan surat yang diperoleh Zonalinenews, bahwa tembusan surat ini ditujukan kepada Bawaslu Kabupaten Mangarai, Bawaslu Propinsi NTT dan KPUD NTT.

Terpisah, Juru Bicara Paket Deno-Madur, Agus Kabur mengatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti-bukti yang otentik terhadap dugaan pelanggaran kode etik dan peraturan perundang-undangan oleh penyelenggara.

“Mengadu itu berarti melapor pihak penyelenggara ke DKPP disertai dengan bukti-bukti. Dan kita meminta DKPP merespons untuk ditindaklanjuti. Sehingga kita tidak dinilai ngarang-ngarang atau laporan bohong. tukas Agus.

Menurut dia, pengaduan ke DKPP ini perlu dilakukan agar tidak ada lagi bibit-bibit bencana demokrasi kedepannya.

“Sekarang kita kirim surat pengaduan itu ke DKPP. Sehingga atas dasar itu kita meminta KPUD Manggarai untuk menunda penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai terpilih. Sambil kita menunggu proses lanjutan dari DKPP” terang Agus kepada Zonalinenews, Jumat malam 22 Januari 2021.

Ia juga menjelaskan, pengaduan ke DKPP baru terealisasi pada hari ini karena proses pengumpulan bukti-bukti menelan waktu yang begtiu lama.

“Mari kita semua menunggu proses yang dilakukan oleh DKPP. Wait and see,” ucapnya.(*Kons Hona)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed