oleh

Keluhan Pedagang Pasar Oesapa di Tengah Pandemi Covid-19

Zonalinenews-Kupang,- Pandemi covid 19 saat ini memang mempengaruhi semua aspek kehidupan, baik dari segi pendidikan maupun ekonomi. Dari segi ekonomi, misalnya pedagang kaki lima di pasar Oesapa di massa pandemi penghasilannya tidak menentu. Terkadang ramai pengunjung namun terkadang sepi.

Hal ini dialami pedagang kaki lima di pasar Oesapa, Upe Dethan (30) kepada wartawan Rabu 13 Janauari 2020, Ia menceritakan sebelum pandemi covid-19 penghasilan mencapai Sebasar 1 juta, kini pendapatannya hanya setengahnya saja. Hal tersebut disebabkan jumlah pengunjung di pasar lebih sedikit dari biasanya.

“Biasanya kalau sebelum pandemi itu kan banyak pesta jadi ramai, sekarang tidak ada yang buat pesta lagi makanya sepi pembeli,” tuturnya.

Ia melanjutkan, bahan pokok seperti tomat dan sayuran jika dibiarkan lama akan busuk apalagi di musim hujan seperti ini sehingga terkadang tidak ada keuntungan dan hanya balik modal saja.

Menurutnya harga bahan pokok semakin hari semakin meningkat, misalnya harga bawang merah yang awalnya 15.000/kg kini dijual dengan harga Rp. 30.000/kg, diikuti dengan bawang putih yang awalnya Rp 20.000/kg kini dijual dengan harga Rp 30.000/kg.

Kini Pria yang sudah berjualan selama 13 tahun itu hanya bisa pasrah karena ia mengakui jika hal ini baru terjadi untuk pertama kalinya dan harapannya ke depan agar pandemi ini cepat berlalu sehingga penghasilannya pun segera membaik.(*Andri/Magang)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed