oleh

Hasil SWAB Positif, ASN Usai Karantina di TTS Terlanjur Masuk Kantor dan Berinteraksi

“Sejak tanggal 31 Desember 2020 kami berdua (suami istri) melakukan karantina mandiri hingga tanggal 16 januari 2021. Dan semenjak karantina mandiri tidak sekalipun kami dikunjungi atau dicek perkembangannya oleh tim gugus tugas covid-19. Apalagi membantu dengan obat atau vitamin,” ungkap Suami pasangan ASN tersebut.

Dikatakannya, inti saya dan istri disuruh karantina mandiri di rumah dan selanjutnya mau karmana-mana urus diri sendiri.

“Sonde (tidak) ada yang telpon ko tanya apalagi mau hadir ko cek perkembangan.

Karantina sudah kami lakukan dan sudah melewati batas waktu karantina, kami tidak pernah digubris tim gugus tugas covid19 TTS,” tuturnya kesal.

Ia menjelasaknan, sebagai ASN setelah lewat jangka waktu karantina maka dirinya kembali berkantor seperti biasa sejak tanggal 16 Januari. Kembali melakukan aktifitas perkantoran, baru pada tanggal 19 Januari 2021 pukul 20:00 Wita, diinformasikan bahwa hasil SWABdirinya bersama istri Positif Covid-19.

“Hasil SWAB baru disampaikan tanggal 19 Januari pukul 8 malam, saat itu saya berada diantara banyak orang karena ada kegiatan, beta (saya)sudah masuk kerja dari tanggal 16 Januari dan menghadiri pemakaman orang meninggal serta menghadiri rapat-rapat,”bebernya.

Ia menambahkan usai hasil SWAB diperoleh tanggal 19 malam itu, dirinya bersama istri diminta untuk kembali melakukan karantina mandiri sambil menanti untuk dilakukan SWAB kedua. Sejak tanggal 19 Januari kami melakukan karantina mandiri kedua kalinya namun hingga saat ini tidak ada kepastian kapan waktu akan di SWAB kedua kalinya.

“Beta (saya) stres setelah hasil datang positif dan sampai hari ini disuruh karantina ulang dirumah tapi belum pasti kami di SWAB untuk yang kedua kalinya kapan,” urainya.

Ditegaskannya bila hasil SWAB pertama hampir satu bulan hasilnya baru diketahui sedangkan jangka waktu karantina sudah lewat.

“Usai karantina saya dan istri kembali beraktifitas dan bertemu banyak orang karena tuntutan perut.

Namun hasil keluar positif.Tidak tau berapa orang yang sudah tèrpapar karena memang tidak disengaja dan karena kami berpatokan pada jumlah 14 hari karantina dan kita anggap aman dan beres karena memang sama sekali tidak ada kepedulian dari tim gugus tugas untuk memperhatikan kami yang melakukan karantina mandiri dirumah,” jelasnya.

Kepada media Zonalinenews via telpon, Minggu 24 Januari 2021, Pasangan suami istri di kota SoE ini masih berharap secepatnya dilakukan SWAB kedua agar bisa diketahui hasilnya sehingga dapat beraktifitas kembali seperti biasa.(*Elli)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT