oleh

Berawal Tinggal di Asrama Lalu Keluarga, Akhirnya Irene Maya Lulu Putuskan Kos

Zonalinenews-Kupang,-Hidup jauh dari orang tua dalam perantuaan sangat berbeda dengan kebiasan di rumah sendiri. Apalagi dalam perantauan kita tinggal di asrama ataupun di rumah keluarga. Banyak hal yang kita lalukan di tengah kesibukan kuliah tentu menimbulkan perasaan tidak enak dengan keluarga maupun di asrama.

“Pergi pagi pulang malam di tengah kesibukan kampus tentu tidak mengenakan bagi tuan rumah. Apalagi di Asrama, Hal ini menjadi tanda tanya, ew kenapa setiap harinya tidak pernah ada dirumh?, kenapa pulang malam terus!, begitu ucapan teguran baik dari keluarga maupan di asrama,” ungkap mahasiswi Poltekes Kupang jurusan farmasi, Irene Maya Djara Lulu kepada wartawan Kamis, 7 Januari 2021 mengawali kisah hidup semanjak merantau kuliah di Kupang.

Irene Lulu menceritakan pertama kali ke Kupang dirinya tinggal di asrama dan langsung mendaftarkan diri di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang jurusan matematika, fisika.

“Namun Tuhan berkehendak lain tidak lolos. Setelah itu saya mencoba mendaftarkan diri ke Poltekes Kupang jurusan farmasi, dengan mengikuti masa tes PKKBM selama beberap Minggu dan saya diterima. Pergi pulang kampus pakai ojek, naik bemo (numpang mobil angkutan umum) sampai salah jalur. Pergi pagi, pulang malam hal itu membuat saya kurang enak dengn teman-teman karena sering pulang malam,”ungkap Irene Lulu.

Dikatakan karena kesibukan di Kampus setiap harinya ia tidak pernah ada dirumah.

“Kenapa pulang malam terus tanya teman-teman asrama. Akhirnya saya putuskan untuk pindah tinggal bersama keluarga di Sikumana. Di rumah keluarga hal yang sama terjadi karena penuh kesibukan kampus dari pagi masuk keluar lap untuk praktek tiap harinya membuat saya tidak enak tinggal di Keluarga,” beber gadis kelahiran 29 April 2000.

Pada suatu hari, kata Irene mengeluh ke orang tua (mama) atas persoalan yang dialami dengan alasan sering pergi pagi, pulang malam, makan tak teratur sibuk membagi waktu tugas dan kegiatan kampus serta hidup penuh perasaan dan dirinya meminta ke orang tua untuk kos.

“Awalnya mama saya ragu untuk saya tinggal di kost alasan perempuan takutnya ada apa-apa?, karena hidup bebas dan tidak ada yang mengatur. Takutnya saya putus kuliah. Namun saya menjelaskan walaupun di asrama ataupun hidup di kos sama saja kalau ada niat, siapapun yang larang pasti akan terjadi karena itu semua tergantung kita,”jelas Irene Lulu.

Setelah menyankinkan orang tua, akhir orang tua menyetujui untuk dirinya tinggal di kos.(*Marthen/Magang)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT