oleh

Angga Silitonga Rintis Cabang Bela Diri Muay Thai di NTT

Zonalinenews-Kupang,- Pemilik nama lengkap Angga Silitonga (34) mulai merintis olahraga bela diri Muay Thai di Nusa Tenggara Timur pada 30 November 2016. Awal Angga memperkenalkan Muay Thai yaitu menggelar latihan perdana di salah satu ruangan SMA Sinar Pancasila kota Kupang, namun dalam perjalan latihan dialihkan ke rumahnya di RT 27 RW 08 Kelurahan Oetete kampung baru Kecamatan Oebobo Kota Kupang NTT.

kepada wartawan Rabu, 6 Januari 2021, Angga Silitonga memceritakan suka duka memperkenalkan olahraga bela diri Muay Thai di NTT.
“Berawal dari 2 orang murid dalam perjalan mengalami peningkatan mencapai 35 murid setelah salah seorang muridnya meraih medali emas jumlah murid bertambah namun itupun tak bertahan lama dan kini murid berjumlah 7 orang,” tutur Angga pria kelahiran 3 Oktober 1986.

Walapun minim peminat namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat pria berdarah batak-sabu ini, Semangatnya untuk mencintai Muay Thai dibuktikan melalui berbagai kemenangan yang dipersembahkannya, diantaranya juara 1 Adonara fighting championship (AFC) sekaligus menerima penghargaan atlet terbaik, Medali emas di ajang The kalih battle of Laban MMA Championship, medali emas di ajang Batu fight kick boxing under 61 kilogram kelas senior dan juga peraih medali perak dan perunggu di berbagai ajang Nasional lainnya.

Menurut Angga sebagai Petarung kick boxing ini, di usianya yang semakin menua alangkah lebih baiknya berbagi ilmu untuk generasi penerus, melalui didikannya banyak atlet muda berbakat yang sukses memboyong medali emas, perak dan perunggu dalam ajang Nasional diantaranya, Susanti Ndapataka peraih medali emas di ajang Tarung Bebas Indonesia 1 2018 dan Pra PON 2019 di Bogor sekaligus dinobatkan sebagai atlet Putri terbaik, Yarif Ngongo peraih medali perunggu pada kejuaraan Nasional Muay Thai di Bogor tahun 2017, Stefen Hau peraih medali emas di ajang The kalih battle of Laban championship under 49 kilo kelas junior putra dan beberapa lainnya.

Angga menuturkan selama mengikuti ajang tingkat daerah dan Nasional adalah murni dana dari kantong pribadinya, sehingga ayah satu anak itu berharap ke depan pemerintah bisa memberikan dukungan bagi para atlit Muay Thai yang berprestasi.

“Seiring waktu dengan semua prestasi ini saya berharap, bela diri Muay Thai, kick boxing dan MMA bisa lebih di terima di masyarakat NTT, dan lebih banyak peminat. Paling penting harus dapat support dari pemerintah,”tandasnya.

Ia bertekad akan terus bertanding hingga di usia yang ke 45 dan hal itu juga sesuai dengan keinginan istri.

Angga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dirinya hingga saat ini baik berupa materi maupun non materi, terutama buat istri tercinta Sarche Tomeluk.

Saat ini kata Angga, dirinya lebih fokus dalam berlatih dan melatih para anak asuhnya sehingga muncul altit -atlit Muay Thai dari NTT. (*Ino Hano/Magang)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT