oleh

Aparat Desa Penikmat Tubuh Anak SMA di Flotim Diringkus Polisi

Kepala Kepolisan Sektor (Kapolsek) Titehena  Ipda. Lorens D. Daton yang hadir di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat ditemui Zonalinenews, membenarkan pihaknya telah menangkap para terduga kejahatan.

“Benar, ke 7 pelaku terdapat 3 orang yang berstatus bujang dan 4 orang berstatus berkeluarga. Dari ke 7 pelaku diketahui bahwa 4 orang Aparat Desa di Desa Watotika Ile, 1 orang tenaga Honorer di Dinas Sosial, 1 orang warga Desa Watotika Ile dan 1 orang pengusaha asal Desa Konga” terang Kapolsek Daton.

Jika terbukti maka para pelaku harus mempertanggungjawabkan secara hukum.

Harus siap mental karena ini adalah perbuatan yang memalukan keluarga dan juga desa, karena tidak sedikit jumlahnya ada 6 orang di Desa Watotika Ile, sudah pasti akan merasa terpukul dengan kejadian ini. Ini menyangkut moral, dipertanggungjawabkan secara hukum dan harus legowo, sehingga membuat efek jerah untuk anak-anak muda yang lain,”ujar  Daton. 

Kejadian tersebut menurutnya akibat dampak dari miras.

“Dampak miras yang mengendalikan ini, maka kedepannya Bhabinkamtibmas juga akan diperintahkan dan dikoordinasikan dengan Kades sehingga yang duduk berkumpul yang bukan hajatan tetapi hanya sekedar minum tuak atau arak akan dihindarkan,” tambahnya.

Kepala Desa Watotika Ile, Yohanes Mai Tobin saat ditemui menyesali kejadian tersebut.

Ia berharap, perlu adanya peningkatan kesadaran iman bagi warganya.

“Bahwa iman harus kita tingkatkan, iman itu bukan dilihat karena sering masuk beribadah, tetapi iman itu juga harus mendengar nasihat ataupun petuah dari yang tertua,” ujarnya sigkat. 

Korban ST, 17 th, anak di bawah umur merupakan pelajar di salah satu SMA di flotim , mengaku dirinya  digagahi berkali-berkali sejak september silam di rumah seorang pamanya. Perbuatan para pelaku baru berhenti ketika pindah ke rumah Kepala Desa. 

Merasa tertekan ia melaporkan kejadian tersebut. 

Saat ini para pelaku telah ditahan aparat Polres setempat, guna menjalani permeriksaan lebih intens. 

Sementara korban ST juga telah diambil keterangan. 

Para pelaku terancam 15 tahun penjara. (*tim). 

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT