oleh

Tim Gabungan Polres Sumba Timur Amankan Empat Pelaku Pencurian Ternak Sapi

Zonalienews-Sumba Tumur,- Tim Gabungan Polres Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengamankan terduga pelaku pencurian ternak (Curnak) Sapi di desa Ngalu, Kecamatan Pahunga Lodu, Jumat 5 September 2020 dini hari.

Tim Gabungan berhasil mengamankan empat orang pelaku berinisial, WN (35), TK (20), AR (39)dan LR (23). Dari tangan terduga pelaku, Tim berhasil mengamankan 2 dua ekor sapi hasil curian.

Pengungkapan kasus curnak ini berawal dari informasi masyarakat tentang pencurian ternak.

“Kejadian berawal dari informasi masyarakat bahwa pada Kamis 3 September 2020, bahwa ada hewan ternak hasil curian yang akan di pindahkan dari tempat persembunyiannya di Kecamatan Pahunga Lodu menuju ke Kecamatan Rindi,” jelas Kapolres AKBP Handrio Wicaksono.

Lanjutnya “Dari informasi tersebut kami langsung melakukan penyelidikan dengan menurunkan Tim Gabungan Satreskrim dan Satintelkam.

“Dari keterangan masyarakat, Tim Gabungan mendapatkan informasi bahwa hewan warga telah dicuri dan di simpan di padang Tandening, Kecamatan Pahunga Lodu dan akan di pindahkan pada Jumat dini hari,” tambah Kapolres.

Pengembangan terus dilakukan hingga Tim berhasil mendapatkan informasi bahwa ada kendaraan truk yang masuk ke padang Tandening di Kecamatan Pahunga Lodu untuk mengangkut hewan hasil curian tersebut.

“Pukul 05.30 Wita, saat truk tersebut melintasi di jembatan Ngalu, tim melakukan penghadangan. Saat diperiksa, polisi menemukan dua ekor Sapi di dalam truk, dengan cap UY dan satunya belum memiliki cap,” jelas Kapolres.

Dijelaskannya, tim kemudian mencari informasi dan mendapatkan nama pemilik sapi dengan cap UY tersebut berinisial UYH. Sedangkan sapi tanpa tanda cap belum diketahui pemiliknya.

“Pemilik ternak dengan cap UY menjelaskan, sapi miliknya hilang pada Kamis, 3 September 2020 namun korban belum sempat melaporkan ke Polres,” jelas Kapolres.

“Saat ini penyidik Satreskrim Polres Sumba Timur sedang melakukan pemeriksaan kepada empat terduga pelaku untuk mengetahui modus, keterlibatan pelaku lain dan mencari informasi tentang pemilik satu sapi yang tidak memiliki cap,” ucap Kapolres.

Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono, S.I.K terkait pengungkapan pencurian ternak (Curnak) Sapi di desa Ngalu, Kecamatan Pahunga Lodu,mengatakan terduga pelaku diduga kuat merupakan jaringan pencurian ternak antar Kabupaten yang cukup meresahkan masyarakat Sumba Timur.

“Diduga kuat para pelaku merupakan jaringan pencurian ternak lintas kabupaten yang selama ini bekerja secara kelompok,” jelas Kapolres.

“Sesuai dengan pengakuan mereka bahwa para pelaku ini sebelumnya sudah beberapa kali melakukan perbuatan yang sama,” ungkap Kapolres.

Kapolres menjelaskan untuk kasus curnak sendiri merupakan atensi pimpinan atas untuk ditindaklanjuti secara serius karena kasus curnak sangat meresahkan masyarakat.

Kapolres menjelaskan, dalam hal pengungkapan kasus-kasus yang menonjol dan menjadi penyakit masyarakat seperti Curat Hewan, Curanmor, Polres Sumba Timur membentuk Tim Khusus.

“Untuk mempermudah dan mempercepat pengungkapan kasus-kasus menonjol tersebut serta merupakan ujung tombak di lapangan, kita bentuk Tim gabungan yang di backup oleh personil Satreskrim dan Satintelkam,” ungkap Kapolres.(* Sumber TribrataNewsSumbaTimur.Com)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed