oleh

Warga Oepura Marah, Akhirnya Satgas Evakuasi Pasutri Terkonfirmasi Positif Corona

Zonalinenews- Kupang,- Warga kelurahan Oepura Kecamatan Maulafa Kota Kupang NTT resah dan kesal terhadap pemerintah kota Kupang dan tim gugus tugas penanganan covid-19 yang belum juga mengevakuasi pasangan suami istri (pasutri) yang terkonfirmasi positif covid-19.

“Kami sudah cape dan resah karena sudah seminggu pasutri positif covid-19 belum diisolasi di rumah sakit dan masih berada dirumah. Kami beri waktu hingga jam delapan malam kalu tidak dieksekusi maka kami akan tutup perumahan. Pilih mereka yang diisolasi,atau kami yang terkena virus semua. Saya minta ijin dan Babinkamtibmas Lurah serta RT, RW saya akan tutup perumahan. tidak ada keluar masuk akses ke perumahan. Keluarga positif harus dipadahkan dari lokasi ini. Saya minta tim gugus tugas segera evakuasi kalau tidak kami akan tutup aksesnya,” tegas warga Oepura, Dovan Keluanang,Kamis 11 Juni 2020 sore, kepada tim gugus tugas penanganan Covid -19 Puskesmas Sikumana saat berdialog dengan Ketua RT 03 Kelurahan Oepura dan Ketua RW 01.

Dikatakan Dovan, bukan warga tidak menyukai keluarga yang positif, tapi pemerintah sudah menyediakan ruang karantina dan ada anggaarannya. Tempatkan disana jangan diisolasi dirumah sini kasihan warga sekitar resah bahkan jadi korban dikucilkan masyarakat karena berada di zona merah.

Usai berdialog ketua RT dan RW, tim Satgas Covid-19 mendatangi pasutri yang berada di perumahan anggrek.

Sementara itu Ketua RT 03/ RW 01, Kelurahan Oepura, Selmy Rihi pada kesempatan itu menjelaskan sejak terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat 5 juni 2020 hingga hari ini kamis 11 Juni 2020 siang, pasutri tersebut belum dievakuasi oleh Tim Gugus Tugas Penangan Covid-19 Kota Kupang.

“Masyarakat resah dengan keadaan ini. Belum ada evakuasi. dan berdasarkan Informasi dari Dinkes (hari ini) jam 13.00 Wita akan dievakuasi, tapi masyarakat sudah sepakat mau demo di sini. Ini yang buat saya pusing, mau bendung yang mana tinggal mana,” keluhnya.

Pantauan zonalinenews Kamis, 11 Juni 2020 malam di Perumahan Anggrek kelurahan Oepura pasangan suami istri (Pasutri) yang terkonfirmasi positif Covid-19, akhirnya dievakuasi oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang. Mereka dievakuasi bersama salah satu anak balita yang berumur 1 tahun lebih.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest S. Ludji mengatakan, evakuasi dilakukan untuk meredam keresahan warga.

“Karena desakan warga disekitar lingkungan mereka akhirnya kami evakuasi ke rumah sakit malam ini. Warga sekitar merasa khawatir ikut tertular virus ,” kata Ernest S. Ludji, Kamis 11 Juni 2020 malam.

Pasutri ini sebelumnya melakukan isolasi mandiri di rumahnya dengan pengawasan ketat dari petugas. Isolasi mandiri dilakukan karena pasutri tersebut memiliki tiga orang anak, yang membutuhkan perawatan.(*TIM)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT

News Feed