oleh

Diduga Menghambat Proses Pembayaran THR, Kadis Pariwisata TTS Diadukan

Zonalinenews-TTS,- Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Timor Tengah Selatan (TTS) Tian Yosis Tallo, SE tidak bersedia menandatangani Surat Perintah Membayar (SPM) usulan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi 19 orang pegawai pada Dinas Pariwisata Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Demikian diungkapkan sekertaris Dinas Pariwisata TTS, Gomer R. Pelandou, SH bersama Manuel MS. Banfatin, SH Kepala Seksie Promosi Dalam dan Luar Negeri serta Kiranius Selan selaku Bendahara Gaji pada Dinas Pariwisata TTS saat bertemu komisi 2 DPRD TTS di ruang komisi Senin 18 Mei 2020.

Menurut Sekdis Pariwisata TTS, SPM sudah diusulkan sejak hari Jumad 15 Mei 2020 untuk ditandatangani, namun oleh kadis tidak bersedia menandatangani sehingga THR belum dapat dibayarkan.

Pantauan Zonalinenews, Sekdis dan rekannya dari dinas pariwisata TTS menyampaikan ke DPRD atas tidak bersedianya Kadis menandatangani SPM, dan oleh bendahara menyampaikan bahwa kadis mempermasalahkan menyangkut absensi kehadiran.

Sementara Sekdis Gomer R. Pelandou menyampaikan selama bertugas pada dinas pariwisata TTS, dirinya setiap hari setelah jam kerja pukul 16 :00 wita selalu mengamankan absen, dan justru yang tidak melakukan penandatanganan absen setiap hari adalah kadis.

“Kadis pariwisata, kebiasaannya tanda tangan absen seminggu sekali untuk satu minggu dan ada juga kadis tanda tangan absen satu bulan satu kali. Untuk satu bulan untuk semua hari kerja. Ini sangat disayangkan, apa yang harus menjadi contoh bagi bawahan, sedangkan pemberlakuan aturan semua sama,” sesal sekdis pariwisata.

Ketua komisi II DPRD, Imanuel Olin dan anggota komisi Lorens Jehau dan Anthoneta Nenabu pada kesempatan itu menerima aduan dari Sekdias dan rekannya.

Anggota komisi II, Anthoneta Nenabu usai melakukan komunikasi per telepon ke Kadis dan tersambung dan oleh kadis menyatakan bersedia hadir dalam pertemauan tersbut, namun ditunggu beberapa waktu kemudian di kontak beberapa kali, nomor kadis tidak dapat tersambung atau tidak aktif.

Ketua Komisi II, Imanuel Olin kecewa atas sikap kadis tersebut dan menelepon asisten 2 serta menyampaikan, komisi II meminta untuk segera bersurat dan mengundang kadis pariwisata hadir pada hari selasa 19 Mei 2020 agar hadir dapat mengklarifikasi persoalan tersebut.

“Ada waktu dan kita sudah telepon dan kadis mungkin berpikir tidak resmi, maka kita kirim undangan resmi untuk segera hadir karena ini menyangkut hak bawahannya. Dan kadis seperti ini sebaiknya dicopot saja,” tegas Imanuel Olin
.

Lanjut Ketua komisi 2, Apabila diberikan surat undangan dan tetap tidak hadir atau tidak mengindahkan. Maka komisi 2 akan menemui Bupati TTS dan menyampaikan ke Bupati agar segera bersikap untuk segera menon aktifkan Kadis pariwisata yang tak bernurani.

Anggota DPRD Lorens Jehau pada kesempatan itu menjelaskan bila kadis tidak berinisiatif untuk segera menyiram api yang kecil ini dengan satu ember rasa kemanusiaan, mungkin yang bersdangkutan menghendaki menyiram api yang besar. Karena kadis pariwisata mungkin memakai regulasi sendiri sehingga komisi perlu mengundan resmi, untuk menjelaskan alasan apa kadis tidak mau tanda tangan.

Hingga berita ini dipublikasikan zonalinenews.com belum berhasil mendapatkan konfirmasi resmi dari Kadis Pariwaitasa terkait persoalan yang diadukan Sekertaris Dinas dan rekannya.(*Elli)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT