oleh

12 Orang Positif Covid-19, Tim Gugus Tugas Kabupaten Sikka Siapkan Langkah Antisipasi

Zonalinenews-Sikka,- Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka berupaya dan bergerak cepat dalam menangani kasus Covid-19 yang terjadi di Nian Tana Sikka ini.

Hal ini terus dilakukan karena sampai Jumat 15 Mei 2020 Tim Gugus Tugas Covid-19 Propinsi Nusa Tenggara Timur telah mengumumkan 4 orang lagi pasien yang positif Covid-19 di Kabupaten Sikka sehingga bertambah menjadi 12 orang, setelah kemarin 14 mei 2020 diumumkan 8 orang dan semuanya berasal dari Cluster Eks Lambelu.

4 pasien yang positif Covid-19 tersebut berasal dari Kecamatan Doreng 2 orang, Kecamatan Alok Timur 1 orang dan Kecamatan Lela 1 orang.

Dari 71 sampel swab yang dikirim ke Laboratorium RSUD W. Z. Johannes Kupang, sampai hari 15 Mei 2020 baru 30 sampel swab yang mendapatkan hasilnya, sisanya ada 41 sampel swab masih dalam proses pemeriksaan dan menurut jadwal besok sudah selesai pemeriksaannya, sebut Petrus Herlemus, Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka.

Herlemus yang ditemui dalam jumpa pers bersama wartawan di Posko Covid-19 Kabupaten Sikka, Jumad, 15 Mei 2020 juga mengatakan dari 12 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, 8 orang sudah dievakuasi Kamis 14 Mei 2020 malam, sementara itu 4 orang lainnya, akan dievakuasi malam ini ke Ruangan Isolasi RSUD T. C. Hillers Maumere dan Tim Gerak Cepat Gugus Tugas mulai tadi pagi sudah melakukan tracking (pelacakan) terhadap keluarga dari pasien positif Covid-19 tersebut.

” Kita akan lakukan rapid test untuk 100 orang lebih yang punya kontak yang sangat erat dengan 12 orang positif tersebut dan kalau ada yang reaktif kita akan langsung jemput besok atau lusa 16 mei 2020 menuju tempat karantina terpusat,” jelas Herlemus.

Herlemus juga menambahkan kalau reaktifnya sekitar 50%, kita juga sudah siapkan Puskesmas Waigete sebagai tempat karantina terpusat apabila Gedung SCC dan Gedung Kantor Pariwisata tidak bisa menampung lagi.

Herlemus berharap agar masyarakat berkata jujur dan proaktif untuk melaporkan ke Posko Covid-19 terdekat apabila punya hubungan yang erat terhadap pasien yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut.

“Untuk eks penumpang KM. Lambelu yang nonreaktif rapid test selama 2 kali akan tetap dilakukan pemantauan, sedangkan yang rapid testnya reaktif dan swabnya negatif, masih tetap di karantina terpusat untuk pemantauan 7 hari ke depannya karena yang dikhawatirkan jangan sampai ada terjadi transmisi lokal,”jelas Herlemus.(*Erick/editor MR)

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT