oleh

Maraknya Pencurian Di Pasar Alok Maumere

-Tak Berkategori
Kios-Kios Milik Pedagang Pasar Alok Yang Dibobol Pencuri
Kios-Kios Milik Pedagang Pasar Alok Yang Dibobol Pencuri

ZONALINENEWS.COM- MAUMERE, Belakangan ini masyarakat pedagang Pasar Alok Maumere Kabupaten Sikka merasa resah. Banyak barang dagangan sering hilang di malam hari. Diduga kuat banyak pencuri berkeliaran di pasar terbesar di Flores dan NTT ini.

Seorang pedagang sembako, Bernadus kepada media ini mengaku barang daganganya hilang dalam jumlah yang banyak. Makanan ternak, beras dan uang hilang disaat mereka kembali ke rumah.

“Saya punya ada 6 karung atau 2 ratus kilogram makanan ternak hilang. Saya langsung membuat laporan kepada pemerintah. Namun belum ada langkah-langkah tegas dari mereka sehingga pencuri pun masih terus beroperasi. Kita minta penjagaan lebih ketat sehingga barang dagangan tidak dicuri terus” terang pedagang yang sudah lama menjajakan barang dagangannya di pasar tersebut.

Menurut Bernadus, hal ini pun dialami beberapa pedagang lainnya. Ia menyebut kios milik Haji Bahrun dan kios milik Haji Namang pun pernah dibongkar. Sejumlah barang dibawah kabur orang yang belum diketahui identitas hingga saat ini.

“Mereka ambil beras, uang dan beberapa barang dagangan. Ini bukti bahwa pasar ini di huni oleh banyak pencuri. Pemerintah harus mengambil langkah-langkah untuk mengatasi maraknya pencurian di pasar ini” kata Bernadus.

Hal lain dikatakan oleh Hendrik dan Kevin, pedagang sembako lainnya saat di temui di Pasar Alok, Kamis/18/05/2017. Menurut, Kevin, sikap melaporkan kepada pemerintah menjadi langkah yang tepat untuk meminta bukti jaminan kemanan dan kenyamanan atas aset-aset yang ada di Pasar Alok.

Bahwa seluruh bangunan yang ada di dalam pasar merupakan milik Pemda Sikka yang menjadi tanggungjawab semua pihak. Akan tetapi pemerintah punya posisi penting, bertanggungjawab menjamin keamanan dan kenyamanan warga pasar. Barang dagangan milik pedagang harus aman, jauh dari para pencuri atau orang-orang yang berakal busuk untuk mengambil semaunya.

“Kita lapor supaya diketahui pemerintah bahwa pasar ini banyak pencurinya. Kita kan bayar setiap bulannya, tapi pasar ini makin tidak aman. Kami berharap agar pemerintah mengambil langkah-langkah cepat dan tegas karena pedagang sangat resah” ungkap Kevin. (*nes) 

Penulis: zonaline news

Gambar Gravatar
Alamat Redaksi : Jalan Adisucipto Kompleks Perumahan RSS Oesapa Kota Kupang Blok P No 2 NTT