2014 UPTD Peternakan NTT Targetkan 1,54 M

- Reporter

Kamis, 17 Juli 2014 - 14:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang, NTT menjadi lumbung  ternak bagi masyarakat Indonesia, untuk itu pemerintah menargetkan ditahun 2014  pendapatan anggaran daerah (PAD) yang akan disumbangkan melalui sektor peternakan berkisar 1,54 miliar. Maka itu dinas terkait dalam hal ini UPTD Peternakan Propinsi NTT akan semaksimal mungkin untuk mencapai terget yang sudah ditetapkan. “Dengan melihat potensi daerah yang sangat memungkin, tentu pemerintah mempunyai langkah yang dalam mencapai target,” ungkap ketua UPTD Peternakan Propinsi NTT Ir Agust. U. Here  diruang kerjanya kamis 17 Juli 2014 pukul 14.00 wita.

ternak sapi

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agust menjelaskan hingga bulan juli UPTD peternakan sudah bisa mengantongi untuk menyumbang PAD mencapai 590.550.000 juta rupiah .“Dengan semangat pilar bagimu negeri, dengan semboyan ini, “kita akan bekerja keras secara bersama dengan menjunjung semangat kekeluargaan, pasti semua targetan bisa kita raih,”katanya.

Agust menjelaskan,  langkah yang sudah dibuat melakukan berbagai pembenahan, percepatan dan mengoptimalisasi semua kebutuhan yang berhubungan dengan peternakan antara lain pembibitan ternak sapi, kambing dan babi serta pembibitan tumbuhan yang unggul, semangat kerja ini dituangkan dengan istilah doa (dana,orang, alat) yang disatu padukan untuk mencapai terget.

Lanjut Agust, upaya yang dibuat dalam melakukan pembenahan terhadap 7 instalasi ternak. Baik itu, ternak babi, kambing dan sapi bali serta sapi onggol di sumba. 7 instalasi yang telah dilakukan, antara lain diwilayah Tarus Kabupaten Kupang dengan melakukan pengembangan ternak babi, sumlii Kupang Barat, pengembangan dan pusat pembibitan kambing PE (peranakan eto,o), di Lili melakukan pusat peternakan sapi Bali, serta instalasi besi pae Kabupaten TTS pengembangan pengemukan sapi, di daerah Flores khususnya Boe Woe pengembangan sapi Bali, kambing PE dan ternak babi di Kabupaten Nagakeo, kaburu kabupaten pengembangan sapi bali di Sumba Timur dan pengembangan sapi ongol di Sumba Tengah.

“Disamping pengembangan ternak, kata agus kita juga telah melakukan berbagai bibit hijaun untuk makanan ternak serta rumput-rumput unggul,”imbuhnya.

Menurutnya Pelaksanaan ini dilaksanakan berbagai kegiatan melalui tiga program yang akan dicapai. “Dalam hal ini, pembangunan sarana pembibitan ternak, pembelian dan pendistribusian vaksin dan pakan ternak dan peningkatan populasi produktifitas ternak,”pungkasnya.

Labih jauh agust menjelaskna, Hal ini dilakukan oleh pemerintah hanya untuk dimanfaatkan kepada masyarkat yang membutuhkan demi peningkatan ekonomi, dari hasil kegiatan yang sudah kita buat antusias masyarakat dalam terlibat langsung cukup tinggi. Misalnya di tarus telah dibuat daftar tunggu dalam membutuhkan bibit unggul maupun hijaun makanan ternak.

Agus berharap dari kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas kerja melalui pilar yang artinya professional, inovatif, lugas, aktif dan responsive sehingga adanya peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

“Dan juga mutu ternak baik itu, untuk pembibitan yang berkualitas dan bermutu, dalam mencapai semua ini kita butuh anggaran yang memadai serta dorongan dari masyarakat yang memberikan usul saran untuk peningkatan kualitas pelayanan dalam menjadikan NTT sebagai gudang ternak. ,”tutur agus.(*robby bian)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Polres Alor tetapkan SS sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Ketua DPRD Kabupaten Alor
Dilaporkan Dugaan Tindak Pidana Pencurian, Sekwan Alor Klarifikasi Pengambilan Mobil Dinas Sesuai Aturan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 20:24

Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang

Selasa, 16 April 2024 - 17:45

Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Jumat, 5 April 2024 - 00:34

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi