184 Sopir Demo di Gedung DPRD Kota Kupang

- Reporter

Kamis, 2 Oktober 2014 - 09:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

184 Sopir Angkutan Pick Up kabuapaten Kupang demo di dprd Kota Kupang

184 Sopir Angkutan Pick Up kabuapaten Kupang demo di dprd Kota Kupang

Zonalinenews – Kupang, 184 sopir mobil angkutan pedesaan pick up asal Kabupaten Kupang  mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meminta DPRD mencabut kembali surat edaran dari Dinas Perhubungan Kota Kupang yang melarang beroperasi mengangkut muatan terminal bayangan saat jam ramai kendaraan melintasi jalur tersebut.

184 Sopir Angkutan Pick Up kabuapaten Kupang demo di dprd Kota Kupang
184 Sopir Angkutan Pick Up kabuapaten Kupang demo di dprd Kota Kupang

“Kami tidak setuju dengan edaran yang di berikan oleh dinas Perhubungan, melarang kami mencari penumpang saat jam ramai, dan hanya  pada  malam hari sekitar Jam 9.00 sampai Jam 5 pagi saja. “Demikian disampaikan koordinator Demo,  Okto Tabun saat menyampaikan  aspirasinya kepada Anggota DPRD Kota Kupang dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang di gedung DPRD Kota Kupang, Kamis 2 Oktober 2014, jam 12.30 Wita.

Menurut  Okto, apabila kami menuruti edaran yang dibuat oleh dinas Perhubungan Kota Kupang, maka kami sendiri yang susah, karena pada saat jam 9 malam itu tidak ada penumpang lagi yang kita harus muat. “Jam 9 sampai jam 5 pagi itu hanya setan saja yang jadi penumpang, “Ujarnya dengan nada emosi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, mobil pik up ini bukan hanya tumpangi  barang tapi juga oleh orang dari Kabupaten Kupang yang berjualan di pasar yang berada di Kota Kupang, tetapi angkuatan ini juga di naiki oleh anak – anak sekolah dari Kabupaten Kupang yang bersekolah di Kota Kupang , dan para pegawai Negeri sipil yang asal Kota Kupang yang bekerja di Kabupaten Kupang.

Kepala dinas Perhubungan Kota Kupang, Yogerens Leka menanggapi permintaan pendemo mengatakan, surat edaran ini susah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Kupang, jadi tidak bisa lagi dirubah. “Kita tetap menegakkan aturan yang ada, apabila masih ada mobil pik up yang melanggar aturan maka kita akan mengambil tindakan keras. Sopir yang melawan mobilnya kita langsung mengunakan mobil derek untuk menderek mobil pik up tersebut di bawa ke kantor Perhubungan Kota Kupang, untuk ditindak lanjuti.

Sementara itu Sekertaris Komisi II DPRD Kota Kupang, Adrianus tally dalam pertemuan gabungan komisi bersama pendemo dan Dinas perhubungan  mengatakan, apa yang di lakukan dinas perhubungan itu sangat benar, dan tidak bisa di langgar lagi , karena itu semua sudah ada dalam aturan Perda Kota Kupang. “Kenapa perda itu keluar karena kita tidak mau berdampak pada kemacetan dan pandangan di Kota Kupang ini menjadi samberawut dengan adanya mobil – mobil pick up pengangkut penumpang. “ Ini mobil dari Kabupaten Kupang, dan yang beri ijin juga dari Kabupaten Kupang. Kota Kupang tidak pernah memberi ijin trayek untuk mobil pick up di Kota Kupang, jadi kalau ada yang melangar ya di tahan saja. Ini semua demi kenyamanan dan wajah  Kota Kupang sendiri bisa tetap dan indah, “Katanya. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Polres Alor tetapkan SS sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Ketua DPRD Kabupaten Alor
Dilaporkan Dugaan Tindak Pidana Pencurian, Sekwan Alor Klarifikasi Pengambilan Mobil Dinas Sesuai Aturan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:22

Pansus DPRD Kota Kupang Temui Fakta Baru Cara Pegawai Bapenda Indah Detan Gelapkan Uang Pajak

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:01

Pansus DPRD Kota Kupang Perintah Dinas PU Bongkar Reklame Gudang Garam Tanpa Izin

Selasa, 14 Mei 2024 - 16:33

Polisi Tetapkan 5 Orang Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan GOR di Kabupaten Kupang

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:53

Orias Moedak Janji Siap Sejahterakan Masyarakat NTT

Selasa, 14 Mei 2024 - 00:29

Hutang Pajak Reklame, DPRD Kota Kupang Sebut Ada Dugaan Kong Kali Kong Antara Bapenda dan PT. Indo Raya

Senin, 13 Mei 2024 - 14:26

KKP Berhasil Gagalkan Penyelundupan Manusia Jaringan Internasional di Perairan NTT

Kamis, 9 Mei 2024 - 21:47

Sosialisasi Berhasil, Stikes Maranatha Kupang Ingin Buat MoU Dengan PT. Bumen Jaya Praduta Abadi

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:59

Aksi Peduli Kasih SMANTIQ

Berita Terbaru

Polsek Johar Baru Amankan Remaja Terilabat Tauran di Johar Baru

Headline

Polisi Amankan 3 Remaja Pelaku Tauran di Johar Baru

Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:29

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi