Home / Tak Berkategori

17 Personil Awasi 24 Lokasi Kawasan Hutan di TTS

- Reporter

Rabu, 27 Juli 2016 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews,SoE- Agar tidak terjadinya penebangan hutan, penyerobotan hutan, perambahan hutan oleh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi NTT, maka Dinas Kehutanan TTS menugaskan 17 personil Polisi Kehutanan yang ditugaskan untuk mengamankan kawan hutan sebanyak 24 lokasi yang tersebar di 28 dari 32 Kecamatan.

Demikian Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Perlindungan Kehutanan TTS, Erastus Sanak ketika ditemu Zona Line News diruang kerjanya, Selasa 26 Juli 2016 pukul 10:00 wita

Erastus Sanak yang dikonfirmasi Zona Line News terkait informasi yang dihimpun bahwa ada beberapa lokasi kawasan hutan ditebang masyarakat Desa Loli Kecamatan Polen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Erastus mengaku, penebangan hutan di Kecamatan Polen prosesnya sudah berakhir, dimana masyarakat diwajibkan untuk kembali menanam anakan pada kebun yang termasuk kawasan kehutnana.

Setelah ada pemeriksaan terhadap masyarakat dengan jumlah yang banyak, masyarakat diberikan anakan oleh Dinas Kehutanan TTS untuk kembali menghijaukan lahan yang ditebang, dan merawat anakan yang ditebang. Jika anakan sudah tumbuh dan tinggi kebun masyarakat wajib dilepas,”katanya

Selain kawasan hutan di Kecamatan Polen yang diawasai oleh 17 Polisi Kehutanan. Ada hutan lindung, hutan produksi, produksi terbatas, kawasan hutan, sebanyak 24 kawasan hutan milik pemerintah, yaitu Mutis Timau luas lahan 45, 335,57 Ha. Tapan 2,235,40 Ha. Bayafa 1,896.00 Ha, Boineno 1,240,00 Ha, Kuamuke 437, 10 Ha, Taman Buru Bena 2,000,67 Ha, Laob tunbesi (HTI) 81,730,00 Ha. Belesunu 204,45 Ha, Manufui 731,97 Ha, Fatuanas 76.13 Ha, Koa 2,599.17 Ha, Batu Putih 180,00 Ha, Usublel 600,00 Ha, Seohau 293.00 Ha, Aleaisio 5,918 00 Ha, Lununianam 110,00 Ha, Nekpenu Sanbet 2,350.00 Ha, Bestobe 361,45 Ha, Kaniti 3,459,00 Ha, Oenutnana Noekele 36,91 Ha dan kawasan huta OeSoE dengan luas lahan 9,00 Ha

Dari sejumlah lokasi kawasan tersebut tersebar di 28 dari 32 Kecamatan di Kabupaten TTS. Kecamatan yang tidak termasuk dalam kawasan kehutanan adalah Kecamatan Kokbaun, Nunkolo, Kot’olin, Noebana dan Kolbano yang tidak termasuk atau memiliki Kawasan Kehutanan.

Sejauh ini, menurut Erastus berdasarkan pengamatan Dishut TTS, penyerobotan hutan , penebangan liar, kebakaran hutan, perambahan hutan mejadi kebun sudah semakin berkurang
“Maysrakat sudah tidak lagi melakukan penebangan kayu dikawasan kehutanan,”ujarnya

Erastus meminta kepada masyarakat TTS, agar sadar menjaga kawasan yang ada karena kawasan sangat penting bagi masyarakat TTS. Karena hutan menghasilkan air bagi kehidupan kita dan tidak terjadi erosi jikalau hutan dilindungi masyarakat (*Megi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik
Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan
Begini Kata Warga Saat Disambangi Babinsa Serka Charlens Mali
Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Bersinergi Komsos Dengan Warga
Tim Pemenangan Dede Kusdinar Doa Bersama atas Kemenangan Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Keluarga Almarhum Roy Bolle Minta Ketua PN Kupang Ganti Majelis Hakim Ketua Florence Katerina
Tahapan Pemilu Masih Berlangsung, Tokoh Agama di TTS Imbau Warga Jaga Kamtinmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi